Jakarta, JatimUPdate.id - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, mengajukan gagasan baru untuk mengoptimalkan peran pekerja migran Indonesia (PMI) dalam mendukung sektor pariwisata dan devisa negara. Ia melihat potensi besar bagi PMI, khususnya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, untuk turut mengenalkan wisata Indonesia kepada warga asing di luar negeri.
“PMI dapat menjadi duta yang efektif dalam mempromosikan pariwisata kita. Setiap tahun, jika mereka bisa mengajak minimal dua orang dari negara tempat mereka bekerja, kita dapat meningkatkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia,” ujar Bambang Haryo dalam pertemuan dengan wartawan Himpunan Media Senayan Jawa Timur di Jakarta, Selasa (5/11/2024).
Baca juga: Gerindra Surabaya: Becak Listrik Prabowo untuk Tukang Becak Usia 55 Tahun ke Atas
Bambang menyebutkan bahwa terdapat sekitar 4,8 juta PMI di luar negeri. Jika setiap PMI berhasil menarik dua wisatawan per tahun, Indonesia berpotensi mendatangkan tambahan 10 juta wisatawan, yang bisa memberikan dampak signifikan bagi devisa negara.
Ia menilai bahwa keberadaan PMI, terutama yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, menciptakan kesempatan unik bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan warga asing. “Mereka dekat dengan keluarga majikan yang orang asing, sehingga bisa menyampaikan informasi tentang keindahan alam dan budaya Indonesia,” jelasnya.
Baca juga: Dianggap Terlalu Dini, Gerindra Surabaya Ogah Bahas Pilwali Mendatang
Untuk mewujudkan gagasan ini, Bambang mengusulkan kerjasama antara Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Pariwisata. “Pelatihan tentang destinasi wisata Indonesia akan sangat bermanfaat bagi PMI sehingga mereka bisa mempromosikan wisata dengan lebih baik,” tambahnya.
Bambang juga mengungkapkan bahwa inisiatif ini bisa membantu Indonesia melampaui capaian negara tetangga dalam menarik wisatawan. “Jika kita mencapai 50 juta wisatawan asing, kita bisa mengungguli Thailand dan Malaysia dalam pendapatan sektor pariwisata,” katanya.
Baca juga: Usai Retret Kader di Trawas, Ini Langkah Gerindra Surabaya Songsong Pemilu 2029
Menurut Bambang, mengandalkan PMI untuk promosi wisata juga bisa menghemat biaya besar untuk promosi di luar negeri. Ia menyebut strategi ini sebagai langkah praktis yang efisien. “Promosi pariwisata lewat PMI tentu lebih hemat dibandingkan pameran yang mahal di luar negeri,” terangnya.
Ia berharap gagasan ini akan menjadikan PMI lebih dari sekadar pahlawan devisa. “Dengan demikian, mereka juga bisa disebut sebagai duta bangsa yang membawa manfaat besar bagi ekonomi nasional,”pungkas Bambang menutup (*).
Editor : Redaksi