Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Azhar Kahfi mengatakan, sistem keamanan data di kota Pahlawan butuh data atau anti virus yang kuat dan update windows terbaru.
Pasalnya tutur Kahfi, Dispendukcapil Surabaya mendapatkan kepercayaan Ditjen Dukcapil Kemendagri mempersiapkan ISO 27001 terkait sistem keamanan dan peningkatan SDM sistem komputer.
Baca juga: Dapat Aduan Minimnya Pasokan Air Bersih, Anas dan Tim PDAM Terjun ke Gebang Lor
"Jadi dispendukcapil mendapatkan tugas Ditjen dukcapil Pusat mempersiapkan ISO 27001 terkait sistem keamanan dan peningkatan SDM petugas yang mengoperasikan sistem komputernya. Nah keadaan hari ini realitanya Surabaya kondisi realnya butuh sistem antivirus untuk sistem keamanannya kemudian perlu PC diganti dengan Windows yang baru," tutur Kahfi, Jum'at (22/11).
Kahfi memaparkan, untuk memperoleh sertifikat ISO 27001 Dispendukcapil membutuhkan 40 Personal Computer (PC), anti virus dan update Windows terbaru.
Baca juga: Anas Karno Dorong Kecamatan dan Kelurahan Ikut Andil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kahfi menegaskan, saat ini masih jauh untuk memperoleh sertifikat ISO 27001 tersebut, sebab yang mengoperasikan PC di Dispendukcapil mayoritas masih minor.
"Secara kebutuhan kondisi exiting unit yang dibutuhkan 40 unit, ini juga masih belum ada sistem antivirus belum terupdate windowsnya. maka jauh dari tujuan iso tadi. Petugas yang mengoperasikan komputer sebagian masih minor," tuturnya.
Baca juga: Anas Karno Santuni Keluarga Thomas, Minta Kasus Dugaan Penganiayaan Diusut Tuntas
Maka dari itu, Kahfi menekankan, kemampuan SDM Dispendukcapil perlu ditingkatkan menjadi mayor utamanya yang mengoperasikan PC.
"Artinya minor ini perlu ditingkatkan lagi, ukuran mampu (kompeten) itu mayor," demikian Azhar Kahfi. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat