Dinkes Bondowoso Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD, Pastikan Anggaran Kesehatan Berdampak Nyata
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bondowoso memastikan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan Komisi IV DPRD Bondowoso dalam evaluasi kinerja Tahun Anggaran 2025.
Penguatan penganggaran berbasis hasil hingga keberlanjutan layanan kesehatan menjadi fokus utama agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. Mohammad Jasin, menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak cukup diukur dari tingginya serapan anggaran. Lebih dari itu, setiap kebijakan harus mampu menghasilkan keluaran (output), manfaat (outcome), dampak (impact), hingga nilai tambah (benefit) yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, pendekatan tersebut selama ini telah menjadi bagian dari sistem evaluasi kinerja Dinas Kesehatan dan terdokumentasi dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Data tersebut juga akan menjadi bahan pembahasan lanjutan bersama DPRD sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
"Yang kami ukur bukan hanya serapan anggaran, tetapi juga bagaimana program kesehatan memberikan hasil dan manfaat nyata kepada masyarakat," kata dr. Mohammad Jasin.
Ia mengungkapkan, realisasi serapan anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso sepanjang Tahun Anggaran 2025 mencapai 86,34 persen. Capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan program berjalan cukup baik, meski masih terdapat sejumlah kegiatan yang belum dapat direalisasikan secara optimal sehingga menyisakan sebagian anggaran.
Karena itu, rekomendasi Komisi IV DPRD dinilai sejalan dengan komitmen Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program. Setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan diharapkan tidak hanya memenuhi target administrasi, tetapi benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Bondowoso.
Salah satu program strategis yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah keberlanjutan Universal Health Coverage (UHC). Dinas Kesehatan berkomitmen menjaga keberlangsungan program tersebut agar masyarakat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, merata, dan berkesinambungan.
Selain UHC, rapat evaluasi juga menyoroti sejumlah kegiatan yang hingga kini belum dapat diselesaikan, termasuk program di wilayah Kecamatan Tegalampel. Kegiatan tersebut diharapkan dapat kembali dianggarkan pada Tahun Anggaran 2027 sehingga pelaksanaannya dapat dituntaskan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dr. Jasin menegaskan, seluruh hasil evaluasi dan rekomendasi DPRD akan dijadikan pijakan dalam penyusunan program serta penganggaran pada tahun berikutnya.
Dengan perencanaan yang semakin terarah dan berbasis hasil, Dinas Kesehatan berharap setiap program tidak hanya mencatat serapan anggaran yang tinggi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang terukur, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bondowoso. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat