Jakarta, JatimUPdate.id - Pada peringatan tujuh hari wafatnya Kholis Malik di Jakarta, Minggu (24/11/2024), Anas Urbaningrum, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara, menyampaikan pesan penting tentang cara menjaga persahabatan agar tetap bermakna dan tidak terputus oleh perbedaan atau kesalahpahaman.
Menurut Anas, salah satu kunci utama menjaga persahabatan adalah saling menghargai dan menerima kekurangan masing-masing. Ia menekankan bahwa hubungan persahabatan tidak boleh ternodai oleh hal-hal kecil yang sebenarnya bisa dikelola dengan lebih bijak.
Baca juga: Kunjungi Lokasi Bencana, Anas Urbaningrum : Bencana Ini Berat, Tapi Kita Akan Pulih
“Kadang-kadang karena hal kecil, seperti permintaan yang tidak bisa dipenuhi, kita marah dan menarik persahabatan itu ke level profan. Padahal, situasi seseorang mungkin tidak memungkinkan saat itu,” ujar Anas.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga prasangka baik kepada sahabat, terutama dalam situasi yang sulit. Menurutnya, tidak ada sahabat sejati yang dengan sengaja mengabaikan kebutuhan sahabatnya.
“Kita harus yakin bahwa sahabat tidak mungkin tidak berupaya membantu. Namun, kesanggupan mereka pada saat itu belum tentu ada,” tambahnya.
Baca juga: PB HMI Resmi Tutup SEPIM 2025: Kader Dipersiapkan Sambut Kepemimpinan Indonesia Emas 2045
Anas menyebut bahwa ujian dalam persahabatan adalah bagian dari dinamika yang harus dihadapi dengan kedewasaan. Ia mengajak semua yang hadir untuk menjadikan persahabatan sebagai hubungan yang transenden, melampaui sekadar hubungan duniawi.
“Kepada saudara kita yang sudah meninggal saja persahabatan itu tidak terputus, apalagi kepada yang masih hidup. Cara kita menjaga persahabatan ini adalah dengan menghargai satu sama lain,” katanya.
Dalam sambutannya, Anas juga mengingatkan bahwa kematian adalah bagian dari perjalanan hidup yang tidak mengakhiri nilai-nilai persahabatan. “Kematian itu pintu menuju alam yang lain. Hubungan spiritual kita tetap ada, tidak ada alasan untuk persahabatan itu putus,” tegasnya.
Baca juga: “KOHATI 5.0: Menguatkan Identitas Kepemimpinan Perempuan Menuju Cita-Cita Bangsa Indonesia”
Pesan ini tidak hanya menjadi refleksi bagi para sahabat almarhum Kholis Malik, tetapi juga pengingat bagi setiap orang yang hadir untuk terus menjaga nilai-nilai luhur dalam persahabatan.
Acara ini menjadi momen yang mendalam, di mana doa dan kebersamaan menjadi simbol persahabatan yang kokoh, seperti yang diwariskan oleh sosok Kholis Malik (*).
Editor : Redaksi