Ulet dan Inovatif, Pengusaha Muda Surabaya Poduksi Sol Sepatu Capai 12 Ribu Sehari

Reporter : Sudarmadji
Proses Produksi Sol Sepatu, foto:dji/jatimupdate.id

Surabaya, JatimUPdate.id - Keuletan pria asal Sidoarjo dalam mengembangkan usahanya di sektor Manufaktur Sol Sepatu ini dapat diacungi jempol.

Sebut saja WIldon Cao yang merupakan Komisaris PT Cipta Unggul Pratama ( PT CUP ) tak henti - hentinya untuk mengembangkan inovasi produknya dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. 

Baca juga: Komisi B Sorot BUMD Tidak Inovatif: Mereka Bermain Aman Tak Berani Ambil Risiko

Berdiri sejak tahun 2008, Perusahaan tersebut mengalami transformasi secara signifikan semenjak dinakhodai Pria Kelahiran Wildon.

Ia mengungkapkan, Perusahaan yang berbasis di Sidoarjo tersebut mengawali karir usahanya dengan pemasok sol sepatu ke pabrik besar, Alhasil, PT Cipta Unggu Pratama saat ini memperluas jangkauan pasarnya dengan melebarkan sayap untuk menyuplai produk ke industri rumahan.

“Kami melihat potensi besar di home industri, yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dan bahan berkualitas dengan harga yang kompetitif,” kata Wildon.

Ia menuturkan, produk unggulan perusahaan Sol Sepatu ini menggunakan bahan berbasis TPR (Thermo Plastic Rubber) yang terdiri dari campuran rubber – karet dan plastik. 

WIldon menerangkan, produk yang diciptakan oleh perusahaannya tersebut, selain memiliki daya tahan tinggi, bahan ini juga ramah lingkungan karena mudah didaur ulang. 

“Salah satu keunggulan produk kami adalah bahan yang tidak menjadi sampah," ujarnya.

"Dengan strategi menyimpan stok bahan baku, kami mampu mengatasi perang harga di pasar,” imbuh Wildon.

WIldon mengungkapkan, Perjalanan dan tantangan saat memegang perusahaan tak semudah membalikan tangan , banyak tantangan besar yang Ia hadapi sebagai generasi penerus.

Baca juga: Ketua GP Ansor Jatim Ingatkan Kader Pentingnya Inovatif untuk Pemberdayaan Ekonomi 

Bahkan menurutnya, sistem lama yang diterapkan oleh pendiri perusahaan kerap sekali menimbulkan permasalahan, terutama terkait manajemen keuangan dan penagihan. 

“Dulu semua diberi kepercayaan penuh, tetapi banyak yang tidak bertanggung jawab. Saya harus menata ulang sistem ini untuk memastikan keberlanjutan bisnis,” urainya.

Tak hanya itu, imbuh WIldon, Kasus Covid yang terjadi kala itu juga mempengaruhi pemutaran ekonomi yang berimbas pada karyawan di Perusahaan. 

" Dampak pandemi sangat mempengaruhi perusahaan kami, sehingga memaksa pengurangan jumlah karyawan dari 70 orang menjadi hanya 45 orang," ucapnya.

Imbas dari Pandemi tersebut, perusahaan dalam .memroduksi Sol Sepatu juga mengalami penurunan signifikan. 

Tapi itu bukan suatu hambatan kata Wildon. Bahkan, dengan kerja keras dan inovasi yang diterapkan tersebut, kini perusahaan kembali stabil dengan kapasitas produksi mencapai 12.000 sol per hari.

Ia menambahkan, selain mengedepankan kualitas bahan produk, Cipta Unggul Pratama juga menyesuaikan perkembangan tren model sepatu yang terus berubah. 

“Kami selalu mengikuti permintaan pasar dan memastikan setiap produk kami memenuhi standar kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

WIldon menekankan, PT. Cipta Unggul Pratama terus berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan industri lokal, terutama di wilayah Jawa Timur. 

" Dengan inovasi yang konsisten dan strategi bisnis yang kuat, perusahaan ini optimis dapat terus berkembang di masa depan," pungkasnya.

Editor : Ibrahim

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru