Pengamat: Penurunan Harga Tiket Pesawat Bukti Negara Hadir Jawab Aspirasi Publik

Reporter : Shofa
Suasana penumpang di salah satu Bandara di Indonesia menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Jakarta, JatimUPdate.id : Pakar komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba Muhammad E Fuady mengatakan komunikasi warga negara di era Pemerintahan Prabowo Subianto terkait aspirsi penurunan harga tiket pesawat membuahkan hasil.

Tuntutan mereka untuk mendapatkan layanan transportasi yang terjangkau dipenuhi melalui instruksi presiden kepada menteri.

Baca juga: Dari Pulau ke Kota, Khofifah Siapkan Akses Transportasi Tanpa Sekat

Pemerintah, kata Fuad, dengan menurunkan harga tiket pesawat dengan kolaborasi antarlembaga, kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, dan stakeholder.

Meski berlaku secara terbatas hingga awal Januari, jelas dia, setidaknya penurunan tarif penerbangan di masa Natal dan Tahun Baru menjadi angin segar karena konsumen selalu berhadapan harga tiket yang melambung tinggi.

Fuad menjelaskan dalam banyak isu, termasuk persoalan aksesibilitas transportasi yang dihadapi oleh masyarakat luas, negara memang harus berperan.

Presiden sudah selayaknya mendorong sinergi antarlembaga negara untuk memenuhi tuntutan warga negara.

"Tak hanya aksesibilitas, namun juga kualitas layanan dan alat transportasi agar mereka memiliki opsi dalam menentukan layanan yang diinginkan. Bagaimanapun transportasi dengan pesawat terbang selalu menjadi pilihan favorit masyarakat karena cepatnya waktu tempuh, terutama untuk destinasi jarak jauh," kata Fuad, Senin (23 Desember).

Menurut dia, penurunan tarif akan berdampak pada perputaran ekonomi. Tiket murah mendorong mobilitas publik melakukan perjalanan kerja, bisnis, wisata atau keluarga.

Baca juga: Gubernur Jatim Surati Kemenhub, Minta Tambahan Kapal untuk Atasi Kemacetan Ketapang

"Kita sama-sama tahu destinasi pariwisata dalam negeri cukup lama diabaikan, destinasi luar negeri menjadi pilihan karena terjangkaunya tarif transportasi Udara," kata Fuad.

Pembelian tiket pesawat yang dilakukan wisatawan domestik dapat mendorong laju ekonomi di berbagai daerah. Restoran, hunian hotel, akomodasi, transportasi lokal, atraksi wisata, akan bertumbuh. Lapangan kerja dan pendapatan daerah meningkat.

Fuad mengatakan respons pemerintah terhadap tuntutan warga negara, apapun platform dan salurannya, menunjukkan adanya frekuensi dan kepentingan yang sama untuk membangun sistem transportasi udara yang adil dan terjangkau.

Pemerintah bertanggung jawab untuk menyediakan layanan transportasi yang memadai dan terjangkau, terutama pada periode penting seperti Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Menhub Dudy Instruksikan Percepatan Pencarian dan Pertolongan Kecelakaan Kapal KMP Tunu Pratama Jaya

Publik berharap turunnya tiket penerbangan tidak hanya terjadi di masa Natal dan Tahun Baru.

Momen Ramadan dan lebaran pun sudah dekat. Harapannya, mereka dapat memanfaatkan tarif maskapai yang lebih terjangkau.

Pertemuan dengan keluarga, karib kerabat, kawan, dan handai taulan di kampung halaman dimudahkan dengan tarif penerbangan yang lebih adil. (sof/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru