Sidoarjo, JatimUPdate.id : BAWASLU Kabupaten Sidoarjo meluncurkan buku Kisah "Penjaga Suara Warga Kota Delta", sebagai apresiasi penghargaan termewah untuk para paswaslu sebagai ujung tombak pengawasan berdikasi tinggi, dalam segenap pengawasan tahapan pemilu 2024, bertempat di hotel Aston Sidoarjo pada Senin (30/12/2024)
Sementara itu dalam buku tersebut diterangkan para pihak atau mereka yang dinilai berjasa itu diantaranya Panwascam, PKD maupun PTPS, para pihak itu adalah SDM aset instrumen sangat penting bagi keberlangsungan pengawasan perjalanan demokrasi.
Baca juga: Dilantik, 5.566 Pengawas TPS Sidoarjo Siap Awasi Pencoblosan Di 5.551 TPS Reguler dan 15 TPS Khusus
Halnya yang disampaikan oleh Fathur demikian panggilan akrab salah satu penulis buku Kisah Penjaga Suara Warga Kota Delta dengan nama lengkapnya Fathur Rohman, S.Kom, M.M ini dan termasuk juga sebagai Komisioner Bawaslu kabupaten Sidoarjo membawahi Koordiv SDMO dan Diklat SDM.
"Penulisan buku ini merupakan perintah langsung dari BAWASLU RI, tidak hanya Sidoarjo namun seluruh Indonesia. Misi yang diinginkan BAWASLU RI, agar kerja kerja divisi SDM, yang selama ini hanya bentuk laporan laporan, bisa dijadikan landasan untuk penulisan buku sehingga semua kinerja pengawasan itu bisa terdokumentasi dan terlihat sebagai sebuah karya ilmiah yang dapat diwariskan untuk generasi berikutnya," kata Fathur Rahman kepada pers seusai acara peluncuran.
Lebih jauh Fathur mengungkapkan bahwa langkah penulisan buku itu juga sebagai bentuk apresiasi bagi tenaga pengawas yang bersifat ad hoc itu.
"Ini merupakan suatu apresiasi Bawaslu Sidoarjo yang tinggi kepada semua unjung tombak utama pengawasan pemilu seperti Panwascam, PKD hingga PTPS", tambah Cak Fathur.
Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Kabupaten Sidoarjo Untuk Pemilu 2024 Kecamatan Buduran
Alumnus Universitas Trunojoyo Madura itu melanjutkan dan menerangkan detail isi buku yang diluncurkan itu.
"Adapun isi dalam buku ini itu terkait proses rekrutmennya bagaimana, hingga saat dilapangan itu seperti apa proses pengawasannya, catatan catatan perjalanan dalam melakukan pengawasan," terang mantan anggota Lembaga Sensor Film di Jatim itu.
Lebih dalam Fathur mengungkapkan ada dua hal catatan tertulis pada buku ini, pertama soal jauhnya jarak pengiriman logistik, seperti dari Kali Kajang dan Kali Kepeting yang mana perlu tranportasi perahu untuk melakukan pengawasan serius bisa dilakukan, serta hal kedua bagaimana pengawas melakukan pencegahan pencegahan," pungkas Fathur Rohman.
Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Kabupaten Sidoarjo Untuk Pemilu 2024 Kecamatan Balongbendo
Acara launching perdana buku ini di hadiri dan di buka oleh ketua BAWASLU Sidoarjo, Agung Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan, alangkah indahnya jika semua perjalanan proses pemilihan umum, pilkada maupun pilpres ini tercatat dalam buku,
"Ada tawa ada tangis, sehingga semua terdokumentasi pada catatan catatan tertulis. Gagasan gagasan dari rekan rekan devisi SDMO ini memang patut kita jadikan momentum awal, sehingga proses pekerjaan pekerjaan, bisa kita pahamkan, bisa kita sampaikan ke publik, lewat catatan catatan dokumentasi tertulis lewat buku," kata Agung. (mif/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat