Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemkab Sidoarjo bersih-bersih sungai dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya, menjaga kebersihan sungai dari sampah, pasalnya sampah penyebab potensi banjir.
Baca juga: KAI Daop 8 Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library, Layani 500 Warga Gresik-Sidoarjo
Kegiatan bersih-bersih melibatkan ASN Bappeda bersama Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, TNI serta pegawai forkompimka Prambon turun langsung membersihkan Avoer Kajartengguli di Desa Jati Alun-Alun, Kecamatan Prambon.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Fenny Apridawati, mengingatkan pentingnya kebersihan sungai sebagai tanggung jawab bersama.
Baca juga: Warga Soroti Transparansi Pengelolaan TPST Sidokerto, Pertanyakan Dana Retribusi Sampah
Dia juga menekankan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai.
"Karena hal itu dapat menyebabkan banjir dan pencemaran lingkungan yang berbahaya bagi kesehatan, termasuk peningkatan kasus stunting akibat sanitasi yang buruk," kata Fenny, Jumat (10/1).
Baca juga: Bupati Sidoarjo Kumpulkan Kades Candi-Tanggulangin, Bahas Banjir hingga Perbaikan Jalan
Oleh sebab itu, Fenny mengimbau untuk mengaktifkan kembali peran polisi sampah untuk mengawasi dan menegakkan aturan. Mengingat masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, baik di jalan maupun di sungai.
"Mari bersama-sama menjaga kebersihan sungai demi masa depan yang lebih baik," tukasnya. (Ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat