Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemkab Sidoarjo bersih-bersih sungai dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya, menjaga kebersihan sungai dari sampah, pasalnya sampah penyebab potensi banjir.
Baca juga: Pererat Sinergi, Pengadilan Negeri Sidoarjo Gelar Futsal Persahabatan Bersama SIWO PWI
Kegiatan bersih-bersih melibatkan ASN Bappeda bersama Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, TNI serta pegawai forkompimka Prambon turun langsung membersihkan Avoer Kajartengguli di Desa Jati Alun-Alun, Kecamatan Prambon.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Fenny Apridawati, mengingatkan pentingnya kebersihan sungai sebagai tanggung jawab bersama.
Baca juga: Memprihatinkan Sekolah Rusak di Pesisir Jabon, Pemkab Sidoarjo Janji Rehabilitasi
Dia juga menekankan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai.
"Karena hal itu dapat menyebabkan banjir dan pencemaran lingkungan yang berbahaya bagi kesehatan, termasuk peningkatan kasus stunting akibat sanitasi yang buruk," kata Fenny, Jumat (10/1).
Baca juga: KB-TK Al Muslim Sidoarjo Tingkatkan Kompetensi Guru Lewat Workshop AI
Oleh sebab itu, Fenny mengimbau untuk mengaktifkan kembali peran polisi sampah untuk mengawasi dan menegakkan aturan. Mengingat masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, baik di jalan maupun di sungai.
"Mari bersama-sama menjaga kebersihan sungai demi masa depan yang lebih baik," tukasnya. (Ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat