Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemkab Sidoarjo bersih-bersih sungai dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya, menjaga kebersihan sungai dari sampah, pasalnya sampah penyebab potensi banjir.
Baca juga: Menakar Peluang Empat Kandidat Ketua PKB Sidoarjo
Kegiatan bersih-bersih melibatkan ASN Bappeda bersama Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, TNI serta pegawai forkompimka Prambon turun langsung membersihkan Avoer Kajartengguli di Desa Jati Alun-Alun, Kecamatan Prambon.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Fenny Apridawati, mengingatkan pentingnya kebersihan sungai sebagai tanggung jawab bersama.
Baca juga: Halal Bihalal, TP PKK Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Doakan Kedamaian
Dia juga menekankan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai.
"Karena hal itu dapat menyebabkan banjir dan pencemaran lingkungan yang berbahaya bagi kesehatan, termasuk peningkatan kasus stunting akibat sanitasi yang buruk," kata Fenny, Jumat (10/1).
Baca juga: Empat Kandidat Ketua PKB Sidoarjo Bakal Jalani Tes Akademik dan Psikologi di UM Malang
Oleh sebab itu, Fenny mengimbau untuk mengaktifkan kembali peran polisi sampah untuk mengawasi dan menegakkan aturan. Mengingat masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, baik di jalan maupun di sungai.
"Mari bersama-sama menjaga kebersihan sungai demi masa depan yang lebih baik," tukasnya. (Ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat