Khofifah di Harlah NU: Tahun Ini Akan Lahir 53 Doktor dari Rahim Pesantren

Reporter : -
Khofifah di Harlah NU: Tahun Ini Akan Lahir 53 Doktor dari Rahim Pesantren
Gubernur Jawa Timur terpilih sekaligus ketua umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam acara peringatan Puncak hari lahir ke 102 Nahdlatul Ulama atau Harlah NU di Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (24/1/2025).

 

Probolinggo, JatimUPdate.id - Gubernur Jawa Timur terpilih sekaligus ketua umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, tahun ini akan lahir 35 doktor baru dari rahim pesantren di provinsi Jatim.

Baca Juga: Menuju Puasa Melampaui Ritualisme, Menuju Transformasi Spiritual

Hal itu diungkapkan Khofifah, dalam acara peringatan Puncak hari lahir ke 102 Nahdlatul Ulama atau Harlah NU di Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (24/1/2025).

"Kami ingin mempersembahkan ke PWNU Jatim, akan ada 35 doktor baru dari pesantren. Termasuk Ma'had Aly," kata Khofifah di hadapan ribuan ulama dan kader NU yang hadir.

Selain 35 doktor baru, tambah Khofifah, pada Maret ini akan ada 51 ulama muda yang lulus dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Khofifah mengatakan, penguatan sumber daya manusia atau SDM tersebut akan menjadi penguatan NU di Jawa Timur untuk menjemput Indonesia Emas tahun 2045.

Baca Juga: Kiai Zuhri Zaini Sebut Memahami Konsekuensi Akhirat Adalah Kunci Ketenangan Hidup

Pada kesempatan itu ia juga mengungkapkan harapan besar akan terwujudnya Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Ia juga mengungkapkan pekerjaan rumah besar yang dihadapi Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Terutama pada indikator kemiskinan.

Di Jatim ini menyatakan, salah satu indikator negara maju adalah kemiskinan yang berada di angka 2 persen. Sementara saat ini persentase penduduk miskin di tanah air hampir mencapai 9 persen.

Baca Juga: Kiai Zuhri Zaini Bedah Karakter Ulama Akhirat di Pengajian Ramadan Nurul Jadid

Dalam konteks Jawa Timur yang notabene penduduknya didominasi nahdliyin, ia berharap PR besar itu menjadi rencana kerja (plan action). Apalagi di tubuh NU kini banyak digawangi profesional, guru besar dan profesor.

Peringatan Harlah ke-102 NU di Ponpes Nurul Jadid, dihadiri sejumlah tokoh penting. Antara lain Wakil Ketua PBNU KH Zoelfa Musthofa; Wakil Rois PBNU, KH Anwar Iskandar; Rois PWNU Jatim, KH Anwar Mansyur; PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz; serta Ketua Umum Muslimat NU sekaligus Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa. (pm/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat