Pemkot Perlu Mengcover Ruang Terbuka Publik untuk Kreatifitas Anak Muda

oleh : -
Pemkot Perlu Mengcover Ruang Terbuka Publik untuk Kreatifitas Anak Muda
Hari Santosa/Foto:Roy

Jatimupdate.id - Politisi NasDem Hari Santoso mendesak Pemkot Surabaya lebih aktif sosialisasi terkait fungsi ruang terbuka publik.

Hal ini, kata Anggota Komisi D DPRD tersebut, untuk mencegah aksi fashion di jalan raya. “Ruang terbuka publik sudah banyak di Surabaya, hanya saja Pemkot minim sosialisasi. Dampaknya, marak kreatifitas anak muda yang mengaktualisasikan dirinya di jalan-jalan, seperti Tunjungan Fashion Week,” ujar Hari

Hari menegaskan, ruang terbuka publik di Surabaya sangat banyak. Tinggal bagaimana Pemkot dapat mengcover nya untuk dijadikan ajang kreativitas bagi warga.

“Saya pikir jika masyarakat tahu ruang publik terbuka, maka mereka akan menggunakannya sebagai ajang kreativitas, aktualisasi, inovasitas, dalam setiap kegiatannya dan tidak sampai mengganggu kepentingan warga lainnya, dan ini perlu digencarkan lagi sosialisasi nya oleh Pemkot Surabaya,” ujarnya.

Hari mengungkapkan, Tunjungan Fashion Week yang digelar di Jalan Tunjungan bukan pada tempatnya. Sebab, apapun bentuk kegiatan itu, bila digelar di jalan raya dipastikan menyebabkan kemacetan.

“Kegiatan tersebut boleh, dengan catatan Pemkot Surabaya harus menyiapkan lahan untuk bisa membantu kegiatan mereka agar tidak mengganggu aktifitas pengguna jalan yang lainnya,” tambah Legislator NasDem ini.

Saat ditanya Walikota Eri Cahyadi sudah menyetujui kegiatan Tunjungan Fashion Week dengan catatan tidak menggangu ketertiban jalan umum. Ia dengan lantang mengatakan sangat tidak setuju.

“Yang jelas kegiatan Tunjungan Fashion Week bukan pada tempatnya, masih banyak fasilitas ruang publik terbuka lainnya yang bisa dimanfaatkan,” tuturnya.