Tekan Angka Pengangguran

Pemkab Sidoarjo Semakin Serius Beri Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

Reporter : -
Pemkab Sidoarjo Semakin Serius Beri Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi
Bupati Sidoarjo Terpilih yang juga Plt Bupati Sidoarjo, Subandi menyampaikan beberapa pokok-pokok pikiran.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam mengurangi angka pengangguran melalui program Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Bakal Evaluasi Outing Class Demi Keselamatan Siswa

Program yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo sedikitnya ada 356 peserta dari berbagai kecamatan yang mengikuti pelatihan yang terdiri dari tujuh jenis keterampilan.

Diantaranya, Pelatihan K3 Umum, Forklift, Barista, Pastry, Menjahit, Spa Bayi, dan Spa Refleksiologi. Pelatihan akan berlangsung di tujuh kecamatan, Tanggulangin, Wonoayu, Sukodono, Prambon, Gedangan, Candi, dan Jabon. Masing-masing pelatihan akan dipandu oleh instruktur yang berkompeten di bidangnya.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Sidoarjo Subandi menekankan, bahwa pelatihan berbasis kompetensi sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, guna menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

"Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia kerja dan memiliki daya saing yang lebih tinggi," ucap Subandi saat membuka pelatihan di Pendopo, Senin (3/2).

Baca Juga: Sidoarjo Rayakan Hari Jadi ke-166 dengan Tema "Hebat, Baik, dan Bermartabat"

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo, Ainun Amalia, mengungkapkan durasi pelatihan bervariasi tergantung bidang yang diambil.

Seperti, lanjut Ainun, Pelatihan Barista, Spa Bayi, dan Spa Refleksiologi akan berlangsung selama 8 hari.

"Sementara Pelatihan Pastry dan K3 Umum berlangsung selama 12 hari, dan Pelatihan Menjahit serta Forklift akan berlangsung selama 20 hari," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Berikan Dukungan Penuh untuk Perayaan Imlek Aman

Menurut Ainun Amalia, peserta yang lulus uji kompetensi akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta sertifikat pelatihan dari Disnaker Sidoarjo.

Bagi peserta yang belum lulus, tetap akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan.

"Program ini upaya Pemkab Sidoarjo untuk menciptakan 100.000 lapangan pekerjaan. Diharapkan angka pengangguran terus berkurang," tukasnya.(ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat