Camat Pabean Cantikan Gerak Cepat Urus Identitas Bayi yang Sempat "Ditahan" Klinik Bersalin

Reporter : -
Camat Pabean Cantikan Gerak Cepat Urus Identitas Bayi yang Sempat "Ditahan" Klinik Bersalin
Daniel Lukas Rorong saat menyambangi Siti Ayu

Surabaya, JatimUPdate.id – Bayi bernama Bima Febriano, yang sebelumnya sempat tertahan di klinik bersalin kawasan Asemrowo karena ibunya, Siti Ayu (23), tidak mampu melunasi biaya persalinan, kini telah memiliki akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA). Proses ini dipercepat oleh Camat Pabean Cantikan, Muhammad Januar Rizal, beserta timnya.

Rizal menjelaskan, pihaknya langsung "jemput bola" untuk membantu pendataan dan pengurusan dokumen kependudukan Siti Ayu hingga ke tempat tinggalnya saat ini, di sebuah kos kawasan Tambak Asri, Kecamatan Krembangan.

Baca Juga: PDOI Jatim Sambut Baik Imbauan Menaker Terkait THR untuk Ojol

"Fokus kami agar bayi ini memiliki identitas kependudukan lengkap, seperti akta lahir, KIA, dan masuk dalam Kartu Keluarga ibunya. Semua kami selesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam," tegas Rizal, Selasa (4/2).

Selain itu, Rizal mengungkapkan bahwa status kepesertaan BPJS milik Siti Ayu, yang sebelumnya nonaktif karena kelalaian, telah diaktifkan kembali. "Kami pastikan semuanya beres. Ini bukti bahwa pelayanan kami cepat dan tidak mempersulit warga," tambahnya.

Rizal juga mengingatkan pentingnya kesadaran warga untuk segera mengurus administrasi kependudukan. "Pengurusan dokumen sekarang mudah, gratis, dan cepat. Kami juga punya layanan inovatif seperti Cak Klepon (Cetak Akta Kematian dan Akta Kelahiran Melalui Handphone) yang mempermudah warga," jelasnya.

Siti Ayu menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. "Alhamdulillah, sekarang semua dokumen sudah selesai, dan BPJS saya aktif lagi. Terima kasih kepada Pak Camat dan stafnya yang sangat membantu," ujar Siti.

Baca Juga: PDOI Jatim Cabut Boikot Apartemen Puncak Kertajaya 

Daniel Lukas Rorong, Ketua Komunitas Tolong Menolong (KTM) yang turut mendampingi, juga mengapresiasi langkah cepat Rizal dan timnya. "Pak Rizal selalu memberikan update sejak awal. Kinerjanya luar biasa," kata Daniel.

Daniel berharap kasus seperti ini tidak terulang. "Penting bagi warga untuk selalu mengecek status kependudukan dan BPJS agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan publik," pesannya.

Kasus ini sempat viral setelah Siti Ayu tidak mampu melunasi biaya persalinan sebesar Rp2.161.000 di klinik bersalin. Berkat intervensi KTM, tagihan tersebut mendapat diskon menjadi Rp1.100.000 dan langsung dilunasi oleh komunitas tersebut pada Senin (3/2).

Baca Juga: Ojol Surabaya Sepakat Boikot Apartemen Puncak Kertajaya

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, juga turun langsung ke lokasi untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Ia bahkan memberikan bantuan pribadi kepada Siti Ayu sebelum meninggalkan tempat.

Kini, bayi Bima Febriano telah berada di rumah kos bersama ibunya dengan identitas lengkap. Kasus ini menjadi pembelajaran penting tentang pentingnya dokumen kependudukan untuk mendapatkanakses layanan publik. (*)

Editor : Miftahul Rachman