Reni Astuti Dorong Masyarakat Aktif Jaga Demokrasi dan Kesatuan Bangsa
Sidoarjo, JatimUPdate.id – Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya demokrasi dan persatuan nasional, Anggota MPR RI dari Fraksi PKS Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya - Sidoarjo), Reni Astuti, mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga jalannya pemerintahan yang demokratis. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sidoarjo.
Reni menegaskan bahwa pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sangat penting untuk memperkuat persatuan bangsa.
Baca Juga: Musda VI PKS Surabaya Tekankan Kolaborasi Bangun Kota Pahlawan
“Semakin kita memahami nilai-nilai kebangsaan, semakin kuat kesatuan dan kesadaran kita sebagai warga negara,” ujar Reni di Sidoarjo, Selasa (25/2) kemarin.
Ia juga menyoroti peran rakyat dalam sistem demokrasi, salah satunya melalui kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi. Menurutnya, demonstrasi merupakan bagian dari kontrol sosial yang diperlukan untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak pada rakyat.
“Hak untuk bersuara harus dijaga, namun tetap dalam koridor hukum dan tanpa kekerasan,” tambahnya.
Baca Juga: M Frimainto Utomo Nahkodai DPD PKS Surabaya Periode 2025-2030
Selain itu, Reni mengingatkan pentingnya peran partai politik dalam membangun demokrasi yang sehat. Ia mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap peran dan kebijakan partai politik dalam melahirkan pemimpin yang berintegritas.
“Masyarakat harus memahami bagaimana partai politik bekerja dan memastikan mereka menyalurkan suaranya kepada pemimpin yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.
Menutup acara, Reni mengajak semua pihak untuk terus mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan demi menjaga keutuhan NKRI.
Baca Juga: Upacara HUT RI, PKS Surabaya Ingatkan Makna Kemerdekaan dan Kesejahteraan
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperkuat persatuan serta demokrasi agar Indonesia tetap menjadi negara yang maju dan berdaulat,” pungkasnya (*).
Editor : Redaksi