Berjuluk Kiai Militer Pengawal ldeologi NKRl Berbasis Pesantren di Tebuireng

Sejumlah Pihak Usulkan KH Yusuf Hasyim Memperoleh Gelar Pahlawan Nasional

Reporter : -
Sejumlah Pihak Usulkan KH Yusuf Hasyim Memperoleh Gelar Pahlawan Nasional
Profil KH Yusuf Hasyim yang diambil dari Tebuireng Online serta dari laman https://x.com/tebuirengonline/status/1481855507891888129.

Jombang, JatimUPdate.id : Sosok KH Yusuf Hasyim Tebuireng Jombang dinilai sejumlah pihak sangat layak diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Perjuangan dan pengabdian putra Hadratussekh KH Hasyim Asy’ari bagi negara menginspirasi banyak orang.

Tidak hanya di dunia militer, tapi juga di dunia politik, sosial, kenegaraan, pendidikan dan dunia pesantren.

Itu terungkap dalam seminar dan bedah buku Biografi KH M Yusuf Hasyim, Kiai Militer Pengawal ldeologi NKRl Berbasis Pesantren di Tebuireng, kemarin (3/2).

Hadir dalam acara itu penulis buku Aguk Irawan dari Yogyakarta hadir sebagai narasumber.

Sedangkan pembandingnya Prof Usep Abdul Matin dari UIN Syahid Jakarta, dan Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Saefudin Halim.

Lalu, Menteri Kebudayaan Rl Fadli Zon hadir secara virtual. Hadir pula, gubernur terpilih Pilgub Jatim Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang terpilih Warsubi dan ratusan peserta bedah buku.

Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan KH Yusuf Hasyim atau yang akrab dipanggil Pak Ud adalah pengasuh Tebuireng sejak 1965 sampai 2006. ”Tentu banyak sejarahnya.

Membaca sejarah sangat penting. Tapi mencetak sejarah itu juga lebih penting. Sehingga perlu dihargai peran tersebut, baik oleh pemerintah maupun kalangan pesantren,” ujar pria yang akrab dipanggil Gus Kikin.

Tak hanya itu, sosok KH Yusuf Hasyim juga menginspirasi gubernur terpilih Jawa Timur Khofifah lndar Parawansa.

Menurutnya, gelar pengusulan pahlawan nasional KH Yusuf Hasyim adalah sebagai wujud mengapresiasi kiprah Pak Ud dalam mengawal keutuhan NKRI.

”Itu ditunjukkan upaya KH Yusuf Hasyim saat mengusir PKI yang kala itu menyerang Pondok Pesantren Gontor,” katanya.

Menurutnya, kiprah KH Yusuf Hasyim yang punya jejak dan perjuangan panjang dalam menjaga NKRI sudah layak diusulkan menyandang gelar pahlawan nasional.

Sehingga perlu dimulai dari dunia pesantren untuk menulisnya.

"Agar bangsa ini bisa memperoleh referensi keteladanan dari para pejuang itu,” ujarnya.

Sementara itu, Fadli Zon menyampaikan KH Yusuf Hasyim adalah sosok kiai militer Pengawal Ideologi NKRI.

Pria berkacamata ini mengaku sudah kenal KH Yusuf sejak lama.

”Saya sependapat KH Yusuf Hasyim sangat pantas diberi gelar pahlawan nasional.

Agar perjuangan beliau diteladani dan menginspirasi generasi penerus," urainya.

Perwakilan keluarga KH Yusuf Hasyim, KH Irfan Yusuf (Gus lrfan), berterima kasih atas semua pihak yang membantu.

Lebih dalam Gus Irfan mengatakan bahwa ide pengusulan gelar pahlawan nasional KH Yusuf Hasyim sudah muncul sekitar lima tahun lalu.

Lebih jau dia menegaskan banyak cerita yang perlu dikenang dari sosok Pak Ud.

”Ini perlu diteladani oleh bangsa lndonesia, terutama dalam berjuang," ujar Kepala Badan Penyelenggara Haji.

Seperti diketahui proses pengusulan gelar pahlawan nasional biasanya dilakukan dengan diawali adanya kajian dan riset serta diskusi terbatas, kemudian dijadikan naskah akademik dan diusulkan oleh pemerintah daerah setempat ke pemerintah provinsi dan dilanjutkan oleh Kementrian Sosial hingga di sahkan oleh Presiden RI sesuai aturan yang berlaku.

Selain pengusulan gelar Pahlawan Nasional atas KH Yusuf Hasyim, publik juga mengetahui ada yang mengusulkan RM Margono Djojohadikusumo untuk mendapatkan penghormatannya.

Pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Pendiri Bank Negara Indonesia 1946 itu digagas awal oleh Sygma Research and Consulting dengan melakukan Focus Group Discussion di Aula PWI Jatim, Surabaya pada Jumat (25/10/2024) lalu, dan konon banyak pihak yang juga kemudian ikut pengusulkan RM Margono Djojohadikusumo itu meraih Gelar Pahlawan Nasional. (rio/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat