Pelayanan Posyandu Diapresiasi Kemenkes

Hari Santoso Wanti Pemkot, Jangan Ada Ketimpangan Antar Puskesmas

oleh : -
Hari Santoso Wanti Pemkot, Jangan Ada Ketimpangan Antar Puskesmas
Hari Santoso/Foto:Roy

Jatimupdate.id - Kementerian Kesehatan mengapresiasi pelayanan posyandu prima di Kota Surabaya. Kendati begitu, Anggota Komisi D Hari Santoso mengingatkan Pemkot tidak jemawa dan terlena dengan pujian tersebut.

"Apresiasi yang diberikan Kemenkes terhadap kota Surabaya ini bukan berarti kinerja dari pemerintah kota Surabaya bisa leha-leha." tegas Hari kepada Jatimupdate.id

Hari menekankan, apresiasi itu harusnya jadi pelecut dan bukti pelayanan posyandu beroperasi ke seluruh wilayah Surabaya.

"Proses (pelayanan posyandu) ini harus sampai ke seluruh wilayah kota Surabaya." tegas legislator NasDem tersebut.

Maka, ia mengimbau Puskesmas di Kota Pahlawan ini harus dipadukan, sehingga dapat bergerak sesuai dengan arahan Kemenkes.

"Jadi terhadap kader kesehatan lainnya juga Posyandu harus segera mungkin bisa membuktikan di daerahnya masing-masing. Seperti yang dicontohkan di Puskesmas dan Puskesmas pembantu yang telah mendapatkan apresiasi." beber Hari.

Hari mengaku, ia pernah mengunjungi atau sidak Puskesmas Kebonsari itu. Di sana, sambung Hari, penataannya memang sudah cukup menggembirakan.

Namun, sesal dia, di seluruh kota Surabaya masih banyak Puskesmas yang perlu dioptimalkan. Supaya, bisa seperti Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang sudah diapresiasikan oleh Kementerian.

"Jadi jangan sampai nanti ada ketimpangan yang sangat jauh antara Puskesmas yang sekarang ini lagi dipromosikan dengan Puskesmas puskesmas yang masih sangat perlu penataan." demikian urai Hari.

Sebelumnya, Wamenkes Dante Saksono Harbuwono meninjau Posyandu Prima di Puskesmas Pembantu Jambangan dan Puskesmas Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Senin (1/8/2022). 

Dante melihat langsung monitoring uji coba integrasi layanan primer di wilayah Jawa Timur. Menurutnya, Posyandu Prima di Surabaya telah memberikan memudahkan bagi masyarakat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. 

"Pak Wali Kota sudah membuat program yang bagus sekali, punya program aplikasi yang diisi secara mandiri oleh masyarakat dan bisa di-bridging (sinkron) dengan program yang ditetapkan oleh kementerian kesehatan, sehingga datanya bisa sinkron," Dante.