Dukung Kebijakan Pusat, Pemerintahan Kabupaten Jember Lakukan Efisiensi Anggaran

Reporter : -
Dukung Kebijakan Pusat, Pemerintahan Kabupaten Jember Lakukan Efisiensi Anggaran
Keterangan Gambar: Bupati Jember Muhammad Fawait

Jember, JatimUPdate.id - Untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintahan Kabupaten Jember telah mencanangkan efisiensi anggaran.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait, usai Pembahasan Perubahan kedua atas Perda Nomor 3 Tahun 2016, tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah, di Gedung DPRD Kabupaten Jember Rapat Paripurna 1 DPRD Kabupaten Jember, pada Kamis (13/03/20/2025).

Baca Juga: Memutus Rantai Kemiskinan, Bupati Jember Geber Program Beasiswa

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Jember DJoko Susanto, beserta seluruh jajaran OPD kabupaten Jember dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Jember.

"Saya terharu, Pemerintahan Kabupaten Jember, Pemerintahan itu Legislatif dan eksekutif ya, sama bersepakat melakukan efisiensi anggaran," papar Bupati Jember.

Upaya efisiensi itu, diantaranya dengan melakukan perampingan OPD di lingkungan Pemkab Jember, dari 22 Dinas menjadi 17 OPD.

"Efisiensi anggaran ini akan kami gunakan sebesar besarnya untuk kepentingan dan kebutuhan yang mendasar bagi rakyat Jember," ujar Gus Fawait.

Untuk itu, Bupati Jember mendorong agar pembahasan Perda itu dapat segera diselesaikan.

Baca Juga: 8.344 Non ASN Terima SK PPPK Paruh Waktu, Pesan Widarto: Jadilah Pelayan Masyarakat, Jangan Jadi Priyayi

"Efektif dan efisien itu benang merahnya ya, untuk mensinergikan antara kebijakan daerah dengan pemerintah pusat," tegasnya.

Ketahanan pangan menjadi komitmen Pemerintahan Kabupaten Jember, yang akan diperjuangkan melalui alokasi APBD.

"Tetapi ruang fiskal kita untuk tahun 2025, masih sangat kecil ya. Sehingga baru menggunakan Anggaran murni tahun 2026, untuk dapat merealisasikan visi misi kita," ujarnya.

Menjawab permasalahan Minyak Kita, Gus Fawait menjelaskan bahwa permalasahan itu sudah menjadi ranah pemerintah pusat.

Baca Juga: Pemkab Jember Lindungi 82 Ribu Pekerja Rentan, Salurkan Bantuan Pertanian Rp73,5 Miliar

"Jadi jangan tumpang tindih ya, biarlah itu menjadi kewenangan pemerintah pusat, saya juga belum mendapatkan laporan adanya penjualan yang diatas HET," katanya.

Pemkab Jember, berkonsentrasi pada penanganan inflasi, agar dapat tetap terkendali.

"Tugas kita bagaimana agar inflasi tetap bisa terkendali," tutupnya. (MR/Slmt)

Editor : Redaksi