Konflik PDIP, Gerindra Belum Target Kemenangan 2029, Akademisi: Elit Partai Cerdas, Wait and See
Surabaya,JatimUPdate.id - Dosen Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni, menganggap langkah Gerindra Surabaya yang belum berani menargetkan kemenangan pada pemilu dan pilkada 2029 merupakan langkah wajar
Sebab, beber Bimo, elit Gerindra Surabaya akan melihat dinamika politik 2029 nanti, meskipun berpotensi menggulung PDIP Surabaya akibat ganasnya konflik internal partai tersebut.
Baca Juga: Armuji Bantah PAW Ketua DPRD Surabaya Mengerucut Tiga Nama: “Jare Sopo?”
"Ya, menurut saya wajar sih, semua pihak dalam hal ini misalkan Girindra wait and see," kata Bimo kepada JatimUPdate.id, Kamis (15/5).
Selain itu, beber Bimo Gerindra juga merasa kurang nyaman bila berterus terang untuk menjadikan Surabaya sebagai kandang Garuda 2029.
Pasalnya, urai Bimo Gerindra merupakan bagian pengusung Eri Cahyadi - Armuji pada Pilwali Surabaya 2024.
"Kan dia (Gerindra) juga sama-sama yang bagian dari pemenang lah (Eri-Armuji) kelompok pemenang lah," tegas Bimo.
Bimo menganggap, belum memastikannya Gerindra untuk memenangkan Pileg dan Pilwali di Surabaya 2029 merupakan langkah yang cerdas
Pasalnya, sebut Bimo elit Gerindra memandang perjalanan untuk menargetkan kemenangan masih jauh.
Baca Juga: Bantah Bukan Karena Lalai, Bahtiyar Atribut Gerindra di Surabaya Dicopot Hari Ini
"Jadi pasti Girindra tidak akan terlalu terburu-buru menanggapi isu dinamika internal PDIP, karena kan dampaknya juga mungkin masih panjang. Ini kan masih perjalanan." tuturnya.
Elit Gerindra tambahnya, lebih berhati-hati untuk menargetkan kemenangan pada Pileg dan Pilwali Surabaya 2029 agar tidak blunder.
Maka dari itu, Elit Gerinda lebih memilih menunggu dinamika atau perkembangan ganasnya konflik internal PDIP Surabaya.
"Dan bisa jadi mereka tidak mau mengambil langkah yang nanti bakal blunder bagi partai Gerindra sendiri. Yang pasti mereka akan wait and see dengan situasi yang ada di PDIP," demikian Ken Bimo Sultoni.
Baca Juga: Aroma 2029 di Surabaya: Armuji, Kandang Banteng, dan Manuver Dini Kekuasaan
Sekretaris DPC Gerindra Surabaya Bahtiyar Rifai belum berani mematok target kemenangan pada Pemilu dan Pilwali Surabaya 2029.
Padahal peluang Gerindra menggulung PDIP sangat besar usai partai tersebut dilanda ganasnya konflik internal, yang berujung pencopotan Adi Sutarwijono sebagai ketua umum
"Tergantung dapilnya berapa nanti, kita belum memetakan juga target walikota nanti kan tergantung perolahan kursi kita berapa, partai lainnya berapa, kan gitu," tutur Bahtiyar kepada Jatimupdate.id,.(Roy).
Editor : Yuris. T. Hidayat