Bupati Lahat Bursah Zarnubi Terpilih Sebagai Ketua Umum APKASI
Minahasa Utara, Jatimupdate.id - Bupati Lahat Bursah Zarnubi terpilih secara aklamasi, sebagai Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), pada Munas VI, di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Jum'at (30/05/2025).
Selanjutnya, juga ditetapkan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, sebagai Sekretaris APKASI.
Baca Juga: Bupati Lamongan Dikukuhkan Sebagai Koordinator Wilayah Apkasi Jawa Timur
Terpilihnya Bursah Zarnubi, atau akrab disapa BZ ini, sudah diperkirakan sebelumnya. Bahkan, menjelang Munas VI sudah mengalir dukungan dari berbagai kalangan, baik politisi, maupun sesama Bupati se Indonesia.
Pasalnya, sosok BZ ini dinilai memiliki kemampuan, kecakapan serta hubungan yang baik dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Presiden Prabowo.
Tak ayal, pria kelahiran tahun 1959 ini, memang sudah malang melintang didunia politik. Istrinya, Sri Meliana, juga salah satu anggota DPR-RI dari Partai Gerindra.
Saat dikonfirmasi wartawan, BZ menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Bupati se Indonesia, yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya, untuk memimpin APKASI ke depan.
Mengutip laman resmi Apkasi, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Apkasi Jakarta, Kamis (13/03/2025), Pjs Ketua Umum Apkasi, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan bahwa Munas kali ini akan menjadi momen penting bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.
“Munas VI Apkasi tidak hanya menjadi ajang pemilihan Ketua Umum definitif untuk masa bakti 2025-2030, tetapi juga wadah untuk membahas isu-isu strategis terkait pembangunan daerah,” ujar Bupati Trenggalek yang akrab disapa Cak Ipin ini.
Baca Juga: Presiden RI Melalui Sufmi Dasco Dukung Bupati Lahat Kembangkan Industrialisasi Pedesaan
Cak Ipin menjelaskan, beberapa isu krusial yang akan dibahas dalam Munas antara lain wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD, revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta pengelolaan Transfer Keuangan ke Daerah dan Desa (TKDD).
“Kita juga akan membahas strategi alternatif pembiayaan daerah, terutama pasca efisiensi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Ini penting agar daerah tetap mandiri secara fiskal,” tegasnya.
Selain itu, Apkasi juga akan mengusung potensi perdagangan karbon (carbon trading) sebagai salah satu solusi inovatif untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
“Kami telah menjajaki kerja sama dengan PT PLN Icon Plus untuk membangun proyek rendah karbon yang dapat disertifikasi dan diperdagangkan. Ini adalah peluang besar bagi daerah,” tambah Cak Ipin.
Munas VI Apkasi rencananya akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Kami telah mengirimkan undangan ke Sekretariat Negara untuk menjadwalkan kehadiran Bapak Presiden. Kehadiran beliau sangat penting untuk memberikan arahan langsung kepada para bupati,” harap Cak Ipin.
Ia menegaskan, 85% wajah Indonesia berada di kabupaten.
"Sehingga pembangunan nasional tidak akan berarti tanpa kontribusi nyata dari tingkat daerah," ujarnya. (rilis/mmt/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat