Selamat Jalan Mas Arifin

oleh : -
Selamat Jalan Mas Arifin
arifin djauhari saat muda

oleh : Abdul Rohman

Pukul 11.43, hari ini 14-8-2022, saya dibuat termangu. Mbak Niniek, alumni HMI Cabang Jember Komisariat Hukum, yang mantan Komisioner Ombudsman dan kini sebagai anggota Dewan Pers itu mengirim berita di WAG alumni Kom Hukum dengan berita yang tidak biasa.

Isi tulisan itu tulisan lelayu (kabar duka), bahwa Mas Arifin Jauhari yang selalu ceria bercanda di group-group HMI itu telah berpulang pukul 11.30 yang lalu.

Tiga belas menit sebelum beritanya dikirim di WA Group. Belum lama.

Setengah tidak percaya, saya bertanya… Ini siapa Mbak… maksud saya Arifin siapa… pertanyaan itu tak terbalas. Hingga kemudian berseliweran informasi bahwa berita itu terkonfirmasi, bahwa Mas Arifin yang kita kenal sudah berpulang.Saya tidak ingin membahas sosok yang kematanganya sebagai lawyer menjadi paripurna ditempa dari bawah. Dari tapal kuda sono.

Yang setelah tapal kuda menjadi kolam kecil bagi kariernya, kemudian hijrah di Jakarta.

Dalam memori persinggahan saya di pergulatan HMI, Mas Arifin dan juga Mbak Niniek merupakan dua sejoli penjaga perkaderan HMI Cabang Jember Komisaroat Hukum.

Itu nyaris dalam rentang panjang. Bahkan setelah hijrah ke Jakarta.

Mereka berdua bukan saja tempat langganan sebagai pemateri dan juga donasi setiap kegiatan. "Vespa perjuangan" warna biru milik mas Arifin kerap menjadi langganan anak-anak komisariat untuk dipinjam kala kegiatan.

Mas Arifin dan Mbak Niniek selalu terbuka bagi kedatangan anak-anak komisariat, untuk sesuatu hal yang tidak bisa ditutup-tutupi lagi : mengisi perut keroncongan para kader.

Belum lagi yang bersangkutan juga tidak pelit dalam menemani diskusi para kader antar generasi dalam mematangkan jatidiri kekaderannya.

Terlalu banyak untuk diceritakan kriprah Mas Arifin dalam perkaderan HMI Komisariat Hukum.

Dalam bahasa sederhana bisa dikatakan Mas Arifin merupakan penggembala bagi munculnya kader-kader antar generasi di lingkungan HMI Cabang Jember Komisariat Hukum.

Meminjam istilah Sunan Kalijogo Ia adalah "Bocah Angon". Itu saksi investasi amal baiknya yang tidak terukur nilainya.

Mas Arifin merupakan salah satu pembangun utama mata rantai perkaderan HMI Cabang Jember Komisariat Hukum.

Selama HMI Cabang Jember Komisariat Hukum ini ditakdirkan Allah Swt masih ada, maka pahalanya masih akan tetap mengalir. Menemani menghadap Sang Pencipta.


Selamat jalan Mas Arifin. Semoga diampuni segala kesalahan. Diterima semua amal perbuatan baikmu. Terima kasih telah mengajarkan banyak hal yang baik kepada adik-adikmu.

Lahul Fatehah.

Abdul Rohman, Jaksel. 14-08-2022 (12.43 WIB)

arifin djauhariarifin djauhari