BUMDes Sedatigede Sidoarjo Gandeng Mahasiswa ITS Ciptakan Eco Enzim dari Sampah
Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati, terus mengembangkan unit usaha milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) "Berdikari Abadi".
Baca Juga: Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo Jadi Rujukan Smart City Malaysia
Setelah sukses mengelola unit Bank Sampah, kini BUMDes tersebut mengembangkan budidaya lele dengan pendekatan ramah lingkungan.
Yang menarik, dalam budidaya lele ini, BUMDes Berdikari Abadi menggandeng mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menciptakan inovasi pakan tambahan berbahan limbah organik.
Hasilnya, kulit buah nanas dan semangka diolah menjadi pakan tambahan bernama Eco Enzim yang terbukti mampu mempercepat pertumbuhan ikan lele.
Inovasi tersebut langsung menarik perhatian Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana dengan melihat langsung proses pembuatan Eco Enzim di Desa Sedatigede, Kamis (13/6/2025).
"Prosesnya piye iki?" tanya Wabup Mimik penasaran kepada mahasiswa ITS yang menjelaskan proses fermentasi Eco Enzim.
Dijelaskan bahwa Eco Enzim dibuat murni dari bahan organik tanpa campuran bahan kimia. Hampir semua jenis kulit buah bisa digunakan kecuali kulit durian dan salak.
Baca Juga: Sulap Sampah Jadi Cuan, TPS 3R Sekar Manfaat Lamongan Panen Melon Premium Beromzet Belasan Juta
Cukup dicampur dengan air dan gula jawa lalu difermentasi selama 3 bulan dalam wadah tertutup, Eco Enzim pun siap digunakan. Prosesnya pun cukup sederhana, hanya perlu membuka tutup wadah seminggu sekali untuk mengeluarkan gas.
"Ini perlu diketahui ibu-ibu," ujar Wabup Mimik, yang melihat potensi pembuatan Eco Enzim bisa dilakukan di dapur rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga melihat kolam lele dari galon bekas air mineral yang dibudidayakan warga RT 3 RW 3 Desa Sedatigede.
Ia menyebut metode ini cocok bagi ibu rumah tangga yang ingin menambah pendapatan keluarga tanpa perlu lahan luas.
Baca Juga: Pemkab Lamongan Beri Penghargaan untuk Pejuang Lingkungan di Awarding 2025
"Jadi ibu-ibu rumah pun bisa memelihara ikan lele, tidak punya lahan masih bisa budidaya lele seperti ini," tambahnya.
Wabup Mimik mengapresiasi inovasi Eco Enzim karena tidak hanya bermanfaat untuk pertumbuhan lele, tetapi juga dapat membantu mengurangi timbunan sampah organik di Sidoarjo.
"Eco Enzim bisa menjadi salah satu upaya mengurangi volume sampah di Sidoarjo," tegasnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat