FSMI Batal Demo, Pemkot Siap Sosialisasi Sistem Parkir Baru
Surabaya, JatimUPdate.id – Audiensi antara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Forum Solidaritas Madura Indonesia (FSMI) berlangsung hangat di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (13/6). Dialog yang dimulai pukul 18.30 WIB itu menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait penataan lahan parkir toko modern.
Pertemuan ini dihadiri 30 tokoh masyarakat Madura, termasuk Ketua FSMI Rasyid yang juga memimpin Ikatan Persatuan Putra Madura (IPPAMA) Surabaya. Wali Kota turut didampingi Pj Sekda Rahmad Basari, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhamad Fikser, serta unsur TNI/Polri.
Baca Juga: Sering Wakili Eri Cahyadi di Sidang Paripurna, Lilik Bantah Isu Disiapkan Jadi Calon Wali Kota
Dalam pertemuan tersebut, Eri Cahyadi menegaskan penataan parkir bukan ditujukan pada kelompok tertentu, melainkan demi keteraturan kota dan peningkatan kesejahteraan juru parkir.
“Kita ingin Surabaya menjadi kota yang nyaman dan tertib. Penataan parkir ini bukan hanya untuk pemasukan daerah, tetapi juga demi kesejahteraan para juru parkir. Toko modern harus tunduk pada aturan, dan juru parkir harus memberikan rasa aman,” tegasnya.
Tanggapan positif datang dari Ketua Paguyuban Juru Parkir Kota Surabaya, Izul, yang menyatakan dukungan terhadap pengelolaan parkir profesional.
Hal serupa disampaikan Baihaki Akbar, Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI). Meski menyayangkan adanya stigma terhadap etnis Madura di media sosial, Baihaki menyambut baik keterbukaan Wali Kota.
“Kami mendukung program pemerintah, tapi mohon agar ke depan lebih berhati-hati dalam menyampaikan narasi publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antar kelompok,” ujar Baihaki.
Baca Juga: Kolaborasi Sandiaga & Eri di Ruang Tumbuh Bisnis Akademi, Hadirkan Pengusaha Sukses Berkualitas
Hasil audiensi merumuskan empat poin kesepakatan:
Pemkot tetap melanjutkan penataan lahan parkir toko modern dan restoran.
Para pengelola parkir mendukung penuh kebijakan tersebut demi PAD dan kesejahteraan juru parkir.
Baca Juga: Anak Pejabat Nikmati Beasiswa Pemuda Tangguh, Imam NasDem Tantang Eri Cahyadi Blak-blakan
Sistem parkir pasca bayar atau prabayar sedang disiapkan untuk diterapkan menyeluruh.
Akan ada sosialisasi kepada pemilik toko modern. Bila tidak patuh, Pemkot siap beri sanksi tegas hingga penyegelan.
Dampaknya, rencana aksi unjuk rasa FSMI yang semula dijadwalkan Senin, 16 Juni 2025, resmi dibatalkan. Baihaki menegaskan pihaknya kini memahami maksud kebijakan Pemkot dan siap mengawal implementasi secara adil.
Editor : Yuris. T. Hidayat