DPRD Minta Pemkot Fokus pada Potensi PAD yang Terukur

Reporter : -
DPRD Minta Pemkot Fokus pada Potensi PAD yang Terukur
Ajeng Wira Wati, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya, Jatimupdate.id – Sekretaris Pansus RPJMD DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, meminta Pemkot lebih cermat menyusun target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ajeng menekankan Pemkot harus melakukan pendekatan berbasis potensi riil dan prioritas wilayah.

Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

“Pemerintah harus menghitung potensi yang benar-benar bisa dicapai dan dikembangkan dalam lima tahun ke depan, bukan hanya melanjutkan yang sudah ada,” kata Ajeng melalui keterangannya, Kamis (19/6)

Ia menilai proyeksi PAD harus memasukkan unsur baru, utamanya dalam menyesuaikan inflasi terhadap retribusi dan pajak daerah. 

Ajeng juga mengingatkan agar potensi kenaikan dari sektor yang mengalami penyesuaian tarif dihitung lebih detail.

“Perubahan regulasi dari pusat sering kali jadi tantangan. Misalnya, bagi hasil pajak parkir valet turun dari 30 persen ke 10 persen. Ini harus disiasati agar tidak bergantung pada satu sumber,” beber Ketua Fraksi Gerindra DPRD Surabaya itu.

Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Ajeng juga menyinggung soal target PAD Pemkot yang disebutkan mencapai Rp 7,7 triliun di awal 2026 dan naik Rp 8,4 triliun di akhir 2030. 

Maka dari itu, Ajeng meminta pemerintah menyampaikan dua atau tiga prioritas potensi pendapatan yang bisa diandalkan.

“Supaya jelas. Target besar harus diikuti dengan strategi konkret,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Terkait pembiayaan, Ajeng mengingatkan agar utang tidak dijadikan andalan utama dalam dokumen RPJMD.

“Kalau mau bicara utang, bahas saja saat pembahasan anggaran. Tapi jangan jadi pondasi utama RPJMD,” demikian Ajeng Wira Wati. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman