Marwah Partai Terancam, DPP Diminta Segera Selesaikan Konflik PDIP Surabaya
Surabaya,JatimUPdate.id – Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menilai Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan harus segera turun tangan menyikapi konflik internal yang semakin tajam di tubuh PDIP Surabaya.
Menurut Bimo, langkah cepat dan objektif dari pusat dibutuhkan demi mencegah kerusakan struktur partai yang lebih dalam.
Baca Juga: Armuji Bantah PAW Ketua DPRD Surabaya Mengerucut Tiga Nama: “Jare Sopo?”
“Insiden Achmad Hidayat di depan kantor DPC PDIP Surabaya, DPP harus segera turun tangan secara langsung untuk menyelesaikan konflik secara objektif,” ujar Bimo melalui pesan WhatsApp kepada JatimUpdate.id, Sabtu (19/7).
Ia menegaskan, intervensi dari pusat sangat penting untuk menjaga marwah partai di tengah kemerosotan yang terjadi di tingkat daerah.
“Intervensi dari pusat menjadi penting untuk mengembalikan marwah partai, sehingga menghindari kerusakan struktur yang lebih dalam,” tegasnya.
Baca Juga: Aroma 2029 di Surabaya: Armuji, Kandang Banteng, dan Manuver Dini Kekuasaan
Bimo juga menyoroti krisis figur dan lemahnya peran mediasi dalam kepemimpinan PDIP Surabaya saat ini.
Ia menilai, ketidakhadiran sosok ketua yang kuat dan mediator yang mampu menjembatani konflik justru memperdalam luka di internal partai.
“PDIP Surabaya bukan hanya membutuhkan figur ketua yang kuat, tapi juga mediator yang bisa memulihkan luka batin organisasi. Jika tidak segera diselesaikan ya, konflik ini bisa melemahkan posisi PDIP di Surabaya, bahkan mempengaruhi performa elektoralnya di masa depan,” urainya.
Baca Juga: Rebut Kembali Kepercayaan Rakyat, PDIP Surabaya Gelar Konsolidasi Dapil 4
Maka dari itu, Bimo berharap penyelesaian konflik dilakukan dengan mengedepankan profesionalitas, bukan kepentingan sempit.
“Saya berharap konflik PDIP juga segera bisa diselesaikan secara baik, secara profesional, secara objektif, dan tidak mengarah pada orientasi permasalahan politik personal, seperti yang terjadi saat ini,” demikian Ken Bimo Sultoni. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat