Perang Dingin Achmad Hidayat vs Armuji, Pengamat: Bisa Jadi Iklan Gratis bagi PDI Perjuangan
Surabaya,JatimUPdate.id - Pengamat politik Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya, mengatakan perang dingin kader PDIP Surabaya Achmad Hidayat dan Wawali Armuji belum tentu berdampak terhadap elektoral partai pada Pemilu mendatang.
Bahkan, tutur Jamil makin meruncingnya konflik kedua kader itu dapat mendongkrak suara PDI Perjuangan.
Baca Juga: Armuji Bantah PAW Ketua DPRD Surabaya Mengerucut Tiga Nama: “Jare Sopo?”
"Belum tentu wong agenda pemilu masih lama. Malah bisa jadi pemberitaan konflik PDIP ini malah menjadi iklan gratis bagi PDIP sendiri." kata Jamil, melalui saluran WhatsApp JatimUpdate, Selasa (22/7).
Dari sudut pandangnya, isu yang negatf terkadang malah menguntungkan dan menguatkan eksistensi suatu partai.
Maka dari itu, Jamil belum meyakini elektoral PDIP Surabaya akan tergerus buntut memanasnya konflik Achmad Hidayat vs Armuji
Baca Juga: Aroma 2029 di Surabaya: Armuji, Kandang Banteng, dan Manuver Dini Kekuasaan
"Hari ini pemberitaan negatif dan postif tipis perbedaannya, terkadang meskipun pemberiataannya negatif malah menjadi iklan yang menguatkan eksistensi yang diberitkan di hadapan publik. Jadi belum tentu juga itu berpengaruh negatif pada elektoral PDIP di Surabaya." demikian Jamil
Achmad Hidayat, menyatakan siap mengungkapkan seluruh akar konfliknya jika di mediasi oleh DPP PDI Perjuangan.
Baca Juga: Rebut Kembali Kepercayaan Rakyat, PDIP Surabaya Gelar Konsolidasi Dapil 4
Ia menegaskan, tidak ada ketakutan sedikit pun untuk menyampaikan fakta yang ada.
“Saya akan sampaikan secara utuh, sebenar-benarnya. Secara runtut, dari awal sampai akhir, saya akan buka semuanya. Saya siap bertanggung jawab. Walaupun saya telah dibebas tugaskan, saya tetap sayang dan cinta kepada PDI Perjuangan dan Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujarnya. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat