Ungguli Armuji, Eri Irawan Dinilai Pengamat: Energi Baru PDIP Surabaya
Surabaya,Jatimupdate.id – Hasil penjaringan calon Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya memunculkan peta baru. Dari suara PAC-PAC, Adi Sutarwijono masih unggul dengan 20 suara, disusul Eri Irawan 16 suara, dan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang mengantongi 15 suara.
Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair), Suko Widodo, menilai capaian Eri Irawan cukup mengejutkan. Pasalnya, ia mampu mengungguli Armuji yang notabene menjabat sebagai orang nomor dua di Pemkot Surabaya.
Baca Juga: Surabaya Butuh Pengelolaan Lumpur Tinja, Ciptakan Iklim Sehat di Permukiman
“Apa ya, dari kisah-kisah sebelumnya kan banyak cerita. Saya kira PDIP perlu energi baru, cara berpikir baru di dalam menghadapi kompetisi politik di masa depan,” kata Suko Widodo melalui saluran WhatsApp Jatimupdate, Rabu (3/9).
Menurutnya, tantangan terbesar PDIP ke depan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Sebab Generasi Z sebagai pemilih baru dinilai sudah sepenuhnya hidup dalam ekosistem digital, sehingga kepemimpinan partai pun harus punya kecakapan di ruang itu.
“Tidak lagi bisa pola-pola lama ya caranya lah. Mau tidak mau, kepemimpinan juga harus punya pengalaman di alam digital. Nah, siapa yang mampu seperti itu, tentu banyak. Tapi kan orang bisa memilih, saya kira PDIP perlu regenerasi,” jelasnya.
Baca Juga: Isyaratkan Bersedia Jabat Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri: Kader Harus Siap Perintah Partai
Suko Widodo menilai Eri Irawan punya prospek menjanjikan. Latar belakangnya sebagai wartawan memberi pengalaman lapangan yang berbeda dari politisi kebanyakan.
Pun ditunjanh usianya yang masih muda dengan bekal intelektual yang cukup.
“PDIP butuh regenerasi, butuh cara-cara baru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Saya mencoba membuat kriteria, bahwa yang dibutuhkan PDIP itu tokoh-tokoh yang punya pemikiran baru, cara-cara baru, dan energi baru. Itu kode tuh mas,” ungkapnya.
Baca Juga: Armuji Bantah PAW Ketua DPRD Surabaya Mengerucut Tiga Nama: “Jare Sopo?”
Kendati begitu, Suko Widodo tak menampik setiap figur pasti memiliki kelemahan masing-masing.
"Saya kira dia punya prospek ya, peluang Eri untuk naik ke pentas kepemimpinan di tubuh banteng moncong putih tetap terbuka lebar." demikian Suko Widodo. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat