Jembatan Ambruk di Sedati Ganggu Akses Warga, Pemkab Siapkan Rp1,6 Miliar untuk Perbaikan

Reporter : -
Jembatan Ambruk di Sedati Ganggu Akses Warga, Pemkab Siapkan Rp1,6 Miliar untuk Perbaikan
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, bergerak cepat menanggapi laporan warga terkait jembatan putus. Mimik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi bersama OPD terkait.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Jembatan di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, yang ambruk dua minggu lalu menjadi sorotan warga.

Baca Juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Pastikan Rumah Warga Segera Diperbaiki

Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi petani tambak dan pelaku usaha lokal. Akibat putusnya jembatan, aktivitas warga sempat terganggu, termasuk distribusi hasil tambak yang melambat.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, bergerak cepat menanggapi laporan warga terkait jembatan putus. Mimik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, Camat Sedati, serta Kepala Desa Tambak Cemandi.

“Kami tidak akan menunda, karena jembatan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat sekitar. Segera kita akan lakukan koordinasi intensif dengan Dinas PUBM untuk memulai pembangunan secepatnya,” ujar Mimik Idayana di lokasi sidak, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Minta Perbaikan Jalan Rusak Dikebut, Kecamatan dan PUBMSDA Diminta Bergerak Serentak

Mimik Idayana menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia berharap perbaikan segera rampung agar kegiatan ekonomi warga kembali pulih dan meningkat.

“Dengan dibangunnya kembali jembatan yang lebih representatif, kami berharap aktivitas ekonomi warga, terutama para petani tambak, bisa kembali normal dan lancar,” tambahnya.

Baca Juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM SDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan akan dimulai pada Oktober ini. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,6 miliar dari APBD untuk proyek tersebut.

“Jembatan baru tidak hanya dibangun ulang, tetapi juga ditingkatkan spesifikasinya. Lebarnya akan ditambah dari 4 meter menjadi 5 meter dengan panjang 10 meter, dan konstruksinya dibuat lebih kokoh agar tahan lama,” jelas Dwi Eko.(ih/mmt)

Editor : Miftahul Rachman