Ketua Fraksi Gerindra Dorong Pemberdayaan Perempuan Membatik di Airlangga

Reporter : -
Ketua Fraksi Gerindra Dorong Pemberdayaan Perempuan Membatik di Airlangga
Pelatihan membatik Disprinaker Surabaya, dok JatimUPdate.id/wat

Surabaya, JatimUPdate.id – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, terus mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan membatik yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya di RW 1 Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng.

Pelatihan berlangsung empat hari, sejak Rabu hingga Sabtu itu, pukul 09.00-14.00 WIB, diikuti 22 peserta dengan rentang usia 18 sampai 70 tahun. 

Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat melalui pokok pikiran pemberdayaan perempuan.

Ajeng menyebut, Pembedayaan perempuan tidak hanya bertujuan ekonomi tetapi juga sebagai mempererat rasa kebersamaan sekaligus meluapkan rasa kreatifitas seni dan melestarikan budaya lokal sehingga diharapkan meningkatkan kewirausahaan

“Perempuan yang memiliki keterampilan membatik bisa mandiri secara ekonomi. Mereka bisa menghasilkan pendapatan tambahan untuk membantu keluarga,” kata Ajeng, kepada JatimUPdate, Jum'at (24/10)

Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi sarana memperluas jaringan antarperajin. 

Sebab, beber Ajeng mereka bisa mengembangkan usaha melalui pertukaran ide dan akses pasar yang lebih luas.

"Kami berharap mereka dapat membangun jaringan yang lebih luas untuk pemasaran maupun ide dan lainnya, sehingga dapat mengembangkan usaha mereka." urai Ajeng

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Ajeng menambahkan, kegiatan seperti ini berpotensi menciptakan komunitas kreatif baru di tingkat akar rumput. 

“Kalau sudah terbentuk kelompok usaha, biasanya saling dukung dan berbagi pengalaman,” ujarnya.

Ajeng menjelaskan, hasil karya para peserta akan dipamerkan di Ruang Pamer Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng.

Maka dari itu, ia berharap produk batik hasil pelatihan dapat memiliki kualitas yang bersaing. 

Baca Juga: CEO JatimUPdate Ucapkan HUT ke-36 Abdul Malik, Titip Pesan Ingat K’Tut Tantri

“Kalau dikelola serius, produk mereka bisa punya nilai jual dan jadi peluang usaha baru. Langkah ini diharapkan bisa memberi ruang promosi bagi produk batik hasil pelatihan.

Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebi Djuaniantoro, menyampaikan pelatihan ini diharapkan ke depan juga diikuti oleh laki-laki sebagai langkah konkret pelestarian seni membatik di wilayah Gubeng. 

Menurutnya, keterlibatan semua pihak akan membuat kegiatan pelatihan lebih hidup dan berdampak luas bagi masyarakat.

"Pelatihan ini diharapkan kedepan diikuti laki2 sebagai langkah konkret pelestarian seni membatik di wilayah Gubeng," kata Hebi. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat