DBHCHT Dorong Keberhasilan Program Sang Kapten di Kabupaten Blitar

Reporter : -
DBHCHT Dorong Keberhasilan Program Sang Kapten di Kabupaten Blitar
Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans), Latip Usman

Blitar, JatimUPdate.id — Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 menjadi motor penting dalam keberhasilan program Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten (Sang Kapten) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Program ini berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan melibatkan 143 peserta dalam tujuh skema pelatihan vokasi.

Baca Juga: Pemkab Blitar Perkuat Sarana Pertanian untuk Tingkatkan Kualitas Tembakau Lokal

Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans), Latip Usman, menjelaskan bahwa Sang Kapten dirancang menggunakan pola 3 in 1 yang mengintegrasikan pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan magang kerja. Pendekatan ini bertujuan mencetak tenaga kerja kompeten, produktif, dan siap bersaing di dunia industri.

“DBHCHT memberikan kontribusi besar dalam pelaksanaan program ini, mulai dari pelatihan hingga sertifikasi dan magang. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar kompetensi industri,” ujar Latip, Minggu (16/11).

Dalam program Sang Kapten, Disnaker menerapkan lima aspek strategis, yaitu: berorientasi pada kebutuhan industri dan kewirausahaan, kolaboratif lintas sektor, berbasis kompetensi tersertifikasi BNSP, menyediakan pendampingan pascapelatihan, serta pelaksanaan yang inklusif bagi seluruh peserta.

Baca Juga: Tahap Penyaluran BLT DBHCHT Berlanjut, Dinsos Kabupaten Blitar Jamin Ketepatan Sasaran

Sebanyak 143 warga Kabupaten Blitar tercatat mengikuti dan menyelesaikan pelatihan dalam tujuh skema vokasi, yakni: Barista Kopi (20 peserta), Digital Marketing (25 peserta), Make Up Artist (20 peserta), Teknisi Peralatan Listrik Rumah Tangga (18 peserta), Barber (20 peserta), Juru Masakan Komersial (20 peserta) dan Hair Styling Cutting (20 peserta).

Seluruh peserta telah melaksanakan tiga tahapan utama, mulai dari pelatihan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), uji sertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), hingga magang di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang relevan.

Baca Juga: DBHCHT Perkuat Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Kabupaten Blitar

Latip menegaskan bahwa keberhasilan Sang Kapten tahun ini tidak lepas dari dukungan DBHCHT yang dimaksimalkan untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja.

“Kami berharap program ini memberi dampak nyata bagi peningkatan kemandirian dan daya saing masyarakat Kabupaten Blitar, serta menjadi model pengembangan pelatihan di tahun-tahun mendatang,” imbuhnya. (*/kmf/adv)

Editor : Redaksi