Khofifah Masih Pimpin Bursa Cagub, Sementara Emil Dardak Puncaki Bursa Cawagub Jatim 2024

oleh : -
Khofifah Masih Pimpin Bursa Cagub, Sementara Emil Dardak Puncaki Bursa Cawagub Jatim 2024
Rilis hasil survey SSC di Narita Hotel/Foto:Roy

Jatimupdate.id - Masa jabatan pasangan Khofifah-Emil Dardak memang masih baru akan berakhir pada 2023 mendatang, meski demikian beberapa nama sudah santer disebut sebagai favorit untuk Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) mendatang. Hal itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC).

Direktur SSC, Mochtar W. Oetomo mengungkapkan jika Gubernur Jatim, Khofifah, puncaki hasil survei elektabilitas di Jatim dengan 30 persen. Kemudian disusul Tri Rismaharini dan Emil Elistianto Dardak dengan masing-masing 12,8 persen dan 9,8 persen. “Secara elektabilitas ini bisa menjadi modal bagus bagi Khofifah, namun juga harus waspada dengan Risma dan wakilnya saat ini, Emil”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Mochtar menyebutkan beberapa nama-nama lain diantaranya Saifullah Yusuf dengan 5,7 persen, Eri Cahyadi dengan 4,5 persen, Anwar Sadad dan Kusnadi keduanya 2,5 persen, Puti Guntur dengan 2 persen. “Sementara Abdul Halim Iskandar memeroleh 1,8 persen, Djarot Saiful H. dengan 1 persen. Kemudian M. Sarmuji dan Hanindhito Pramono keduanya 0,8 persen, M. Nur Arifin dan Muhamad Fawad 0,2 persen”, urai Mochtar.

Sementara Emil Dardak, Wakil Gubernur Jatim saat ini menduduki posisi teratas hasil survei elektabilitas Cawagub di Jatim dengan 30,8 persen, disusul Eri Cahyadi 6,3 persen, Puti Guntur 5,2 persen, Saifulah Yusuf 4,8 persen, Anwar Sadad 4,5 persen, dan Kusnadi 4 persen. “Nama-nama lainnya memeroleh di bawah 4 persen, seperti Tri Rismaharini 2,8 persen, Thoriqul Haq 2 persen, M. Nur Arifin 1,8 persen. Sementara M. Fawat dan Badrut Tamam keduanya 0,8 persen, Irsyad Yusuf, Ahmad Muhdlor, Abdul Halim Iskandar, dan Mundjidah Wahab sama-sama memeroleh 0,6 persen, serta Irwan Setiawan dan Heru Tjahyono keduanya 0,2 persen”, jelasnya.

Meski demikian, Mochtar mengatakan kontestasi Pilgub masih sangat terbuka lebar bagi seluruh nama yang beredar di bursa Cagub dan Cawagub. “Karena dari survei elektabilitas Cagub masih 23,8 persen masyarakat jatim yang belum menentukan Pilihan. Sementara untuk survei elektabilitas Cawagub sebanyak 30,2 persen yang belum menentukan pilihannya. Dengan jumlah sebanyak ini, yang bisa merangkul mereka bisa menyalip di tikungan akhir” pungkas Mochtar.

Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Agustus 2022 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid.(roy)