Chalid Tualeka : Mafia Masih Melingkupi Institusi Polri

oleh : -
Chalid Tualeka : Mafia Masih Melingkupi Institusi Polri
RakerNas JOINST (Formajo Indonesia institute) di Sukabumi Jawa barat pada tanggal 26-28 Agustus 2022.

Sukabumi (Jatimupdate.id) -Ketua JOINST (Forum Mahasiswa Jombang Indonesia Institute), Chalid Tualeka mengatakan bahwa Indonesia mulai memasuki kenyataan semakin kuatnya sinyal terjadinya dekadensi ekonomi, politik, hukum dan moral yang menerpa berbagai hasil kebijakan penyelenggara negara dalam menata kehidupan bangsa dan negara sesuai amanat sumpah yang diembannya. Terlebih lagi menyinggung masih banyakknya mafia hukum yang menggerogoti di tubuh institusi hukum di Indonesia. Demikian pernyataan chalid tualeka saat memimpin RakerNas JOINST (Formajo Indonesia institute) di Sukabumi Jawa barat pada tanggal 26-28 Agustus 2022.

"Masalah yang terbesar adalah mafia masih melingkupi institusi Polri kita, dan hal itu tidak mudah untuk di selesaikan. Apalagi mafia yang berlindung di institusi Polri yang sakral ini." Jelas Chalid lebih lanjut.
"Mafia ini bekerja dengan menghalalkan segala cara dan menerobos aturan. Seperti halnya kasus Sambo yang sedang melanda di negeri kita. kenyataan pahit di institusi Polri itu yang menjadi pintu masuk berbagai permainan sisi 'hitam kelam' dan tengah terus dituntaskan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo ini diharapkan hingga ke segala akar kejahatan mereka yang selama ini tidak diketahui publik, termasuk menjalankan intruksi presiden sehingga wibawa negara dan pemerintah dapat dipulihkan. Jangan sampai muncul Sambo-Sambo baru kedepannya." Jelasnya penuh semangat.

Chalid Tualeka menambahkan, langkah Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan mafia di tubuh Polri sesuai instruksi Kapolri berantas judi online dan konvensional termasuk pihak yang membekingi perlu di dukung dan di kawal, jangan sampai hal itu hanya dijadikan alat untuk mengembalikan citra Polri yang sempat turun tingkat hampir 28 %. Langkah Kapolri ini harus didukung sebagai momentum pemberantasan mafia di institusi Kepolisian sebagaimana isu yang berkembang di masyarakat. Instruksi Kapolri dalam pemberantasan mafia judi online dan konvensional serta yang membekinginya jadi momentum pemberantasan mafia di tubuh Polri seperti mafia narkoba, mafia kasus maupun lainnya yang membuat resah public.

"Kita harus mendorong pemerintah untuk memperbaiki institusi penegak hukum jangan sampai menjadi industry Hukum, karena ini sudah merupakan tumpukan limbah dari kotoran-kotoran yang mengalir sudah lama. Oleh sebab itu JOINST berniat memperbaiki dan melakukan Langkah-langkah yang bisa dipertanggungjawabkan untuk mengurai limbah ini." ungkapnya.