Soal Parkir Digital, Buleks Optimis Dongkrak PAD
Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono atau yang akrab dipanggil Buleks mendukung pemkot menerapkan parkir digital dengan pembayaran non tunai.
“Surabaya ini sudah Smart City dan merupakan kota dunia, jadi memang sudah sepantasnya bayar parkir secara digital atau non tunai,” kata Buleks Rabu (10/12).
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Buleks menganggap parkir digital memudahkan masyarakat, efisien, dan lebih transparan karena langsung masuk ke sistem retribusi parkir pemerintah kota Surabaya.
“Sehingga tidak ada celah sedikitpun kebocoran dari rertribusi parkir. Dampaknya, pendapat asli daerah dari sektor retribusi parkir tentu akan melonjak drastis,”ungkap Buleks
Buleks mengatakan, selama ini PAD retribusi parkir tidak pernah mencapai target. Capaian tertinggi tidak sampai 75%.
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Menurutnya itu sangat ironis karena jumlah titik parkir baik tepi jalan umum di Surabaya cukup banyak.
“Jadi, kami di Komisi B dukung langkah Walikota Eri Cahyadi yang per Januari 2026 sudah diterapkan parkir digital,”ungkap Buleks.
Diketahui: Pemkot Surabaya mengambil langkah tegas dalam menata perparkiran di kota Pahlawan dengan sistem pembayaran nontunai atau digital menggunakan e-toll atau e-money.
Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan bahwa digitalisasi ini adalah kunci utama untuk mencapai transparansi pendapatan.
"Kami telah menyampaikan instruksi kepada seluruh pengusaha yang memungut pajak parkir di tempat usahanya, bahwa sistem parkir mereka harus beralih menggunakan digitalisasi," tegas Eri, Selasa (9/12).
Editor : Miftahul Rachman