Eri JPO Jalan Tunjungan Tidak Pakai Duit APBD, Minta Segera Dituntaskan
Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menjelaskan revitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Tunjungan tidak didanai oleh APBD Surabaya.
Namun revitalisasi JPO tersebut kolaborasi pemkot Surabaya dengan pihak swasta.
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
"Revitalisasi JPO Tunjungan tidak menggunakan APBD. JPO tersebut dikolaborasikan Pemkot dan pihak swasta." kata Eri, kepada Jatimupdate, Senin (15/12).
Eri memaparkan JPO Jalan Tunjangan untuk mendukung pengembangan sekaligus mempercantik estetika kota.
Eri berharap penggantian JPO tersebut dapat memperkuat penataan kawasan Tunjungan.
Sebab beber legislator muda PDI Perjuangan itu, sejak November 2021 mengalami placemaking untuk meningkatkan kualitas ruang publik.
"JPO tersebut mendukung pengembangan ruang kota sebagai bagian dari peningkatan estetika. Penggantian JPO Tunjungan diharapkan dapat memperkuat penataan kawasan Tunjungan, yang sejak November 2021 mengalami placemaking untuk meningkatkan kualitas ruang publik." urai Eri
Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
"Sejak November 2021, dilakukan placemaking terhadap Jalan Tunjungan menjadi Tunjungan Romansa." tambahnya.
Eri menekankan JPO Jalan Tunjungan segera dituntaskan dengan memprioritaskan aspek teknis keamanan bangunan.
Meskipun kata Eri penyesuaian teknis keamanan itu membutuhkan waktu pengerjaan melebihi target.
Baca Juga: CEO JatimUPdate Ucapkan HUT ke-36 Abdul Malik, Titip Pesan Ingat K’Tut Tantri
"Itu harus menjadi bagian komitmen memastikan seluruh fasilitas publik dibangun dengan standar keselamatan tertinggi. Setelah evaluasi teknis di lapangan antara pihak swasta dan Pemkot, ditemukan beberapa aspek konstruksi yang perlu disesuaikan agar JPO dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat." beber Eri.
Eri meyakini penyesuaian teknis dapat menghasilkan JPO lebih aman, kuat, serta ramah pengguna.
"InsyaAllah penyesuaian teknis ini akan menghasilkan JPO yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih ramah pengguna." demikian Eri Irawan. (RoY)
Editor : Miftahul Rachman