Doa Bersama Untuk Bangsa : Istighosahdan Tausyiah Merespon Keprihatinan Nasional

Reporter : -
Doa Bersama Untuk Bangsa : Istighosahdan Tausyiah Merespon Keprihatinan Nasional
Thoriqoh Nahdatul Aulia bekerjasama dengan Firma GEBRAK RI menggelar acara pengajian dan doa bersama (Istighosah). Kegiatan yang penuh khidmat ini dilaksanakan di Pendopo Sepuh, Desa Majapura, Bobotsari Purbalingga, pada hari Selasa, (23/12/2025), pukul

 

Purbalingga, JatimUPdate.id – Guna merespon berbagai keprihatinan yang mendalam atas kondisi bangsa, mulai dari maraknya kasus korupsi, berbagai bencana alam, hingga persoalan-persoalan sosial lainnya, Thoriqoh Nahdatul Aulia bekerjasama dengan Firma GEBRAK RI menggelar acara pengajian dan doa bersama (Istighosah).

Baca Juga: Addin Jauharudin Ajak Masyarakat Lawan Isu Negatif dan Dukung Pemulihan Pesantren

Kegiatan yang penuh khidmat ini dilaksanakan di Pendopo Sepuh, Desa Majapura, Bobotsari Purbalingga, pada hari Selasa, (23/12/2025), pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.

Acara yang mengusung semangat spiritual untuk membangun kesadaran kolektif ini dipimpin langsung oleh Syekh H. Khatibul Umam Wiranu, M.Hum, Mursyid dan Pimpinan Thoriqoh Nahdatul Aulia.

Dalam tausyiahnya, Syekh Khatibul Umam menekankan pentingnya kembali kepada nilai-nilai ketakwaan, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai landasan moral untuk membangun bangsa yang lebih baik.

Beliau mengajak seluruh jamaah untuk tidak hanya berdoa, tetapi juga turut serta dalam aksi-aksi nyata memberantas kemungkaran dan menolong sesama.

“Kondisi bangsa saat ini memerlukan bukan hanya solusi duniawi, tetapi juga pendekatan spiritual dan moral. Doa adalah kekuatan kita, tetapi ia harus diiringi dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh untuk berbuat adil dan benar,” pesan Syekh dalam ceramahnya.

Baca Juga: Doa Lintas Iman dan Budayawan Menyatu untuk Santri Al Khoziny

Kerjasama dalam penyelenggaraan acara ini dengan Firma GEBRAK RI pimpinan Setya Adri Wibowo, SH, M.Hum, mencerminkan sinergi antara lembaga spiritual dan profesional dalam menyikapi tantangan bangsa.

Setya Adri Wibowo, SH, M.Hum dalam sambutannya menyatakan bahwa keprihatinan terhadap korupsi dan ketidakadilan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“GEBRAK RI hadir untuk mendukung inisiatif-inisiatif yang membangun karakter bangsa. Acara seperti ini adalah fondasi yang penting, di mana kita mengingatkan kembali hati nurani untuk bersih, jujur, dan mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Setya Adri Wibowo.

Baca Juga: Ribuan Santri dan Ulama Gelar Istighosah Kubro di Surabaya, Doakan Kedamaian Jawa Timur dan Indonesia

Kegiatan ini dihadiri secara khidmat oleh para santri Thoriqoh Nahdatul Aulia se-wilayah Banyumas, Banjarnegara, dan Purbalingga, serta diramaikan oleh warga masyarakat sekitar Pendopo Sepuh.

Suasana haru dan penuh kekhusyukan terasa selama prosesi pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dzikir, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, dan kebangkitan bangsa Indonesia.

Acara ditutup dengan harapan agar gelora positif dari pertemuan ini dapat menjadi pemantik perubahan, menginspirasi langkah-langkah konkrit dalam membangun Indonesia yang lebih bersih, adil, dan sejahtera. (rilis/sof/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat