Diduga Manfaatkan Izin Cuti, Puluhan Kepala Sekolah di Sidoarjo Berwisata ke Lombok Saat Hari Kerja

Reporter : -
Diduga Manfaatkan Izin Cuti, Puluhan Kepala Sekolah di Sidoarjo Berwisata ke Lombok Saat Hari Kerja
Redaksi JatimUPdate.id mendapatkan foto yang diduga merupakan rombongan kepsek dari Kabupaten Sidoarjo saat berada di salah satu pusat wisata di Pulau Lombok. (Foto Istimewa/JatimUPdate.id)

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Dugaan penyalahgunaan izin cuti di lingkungan pendidikan Kabupaten Sidoarjo mencuat ke publik.

Baca Juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Pastikan Rumah Warga Segera Diperbaiki

Hasil penelusuran menemukan indikasi puluhan kepala sekolah meninggalkan tugas dinas secara bersamaan untuk melakukan perjalanan wisata ke Lombok pada hari kerja.

Sedikitnya 33 kepala sekolah diduga ikut dalam rombongan tersebut. Mereka diketahui berangkat secara kolektif pada Jumat (6/2) sekitar pukul 04.30 WIB, dengan titik kumpul yang sama dan menggunakan satu armada bus pariwisata.

Bus yang digunakan berwarna hijau dengan nomor polisi L 7617 UB, milik Mekar Jaya Abadi Tour.

Keseragaman waktu keberangkatan, titik kumpul, serta penggunaan satu kendaraan memperkuat dugaan bahwa perjalanan tersebut telah direncanakan secara bersama-sama, bukan agenda pribadi yang terpisah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para kepala sekolah mengajukan izin cuti dengan alasan keperluan keluarga.

Namun, alasan yang seragam dan bertepatan dengan keberangkatan massal memunculkan dugaan bahwa cuti tersebut dimanfaatkan sebagai dasar administratif untuk melakukan perjalanan wisata.

Baca Juga: Aksi Balap Liar Diamankan di Arteri Porong Sidoarjo, Polisi Panggil Orang Tua Pelaku

Sejumlah nama yang diduga ikut dalam rombongan, di antaranya Hamdan, Wahyu, Zaenuri, Umu Nafiah, Nurul Kholifah, Jovita, Amelia, Suci, Elis, Anjar, Kristi, Wandi, Cip (suami Lilis Iriani), Sri Hariani, Lilis Iriani, Lilis Suryatin, Asiyah, Kotim, Diah Endah, Mainah, Santi Ida Laeli, Kiki, Lazim, Heroe, Budi Rahayu, Ami, Alfi, Okvi, Siti Maryam, Saskiyah, Sri Rahayu W, Nency, dan Andri.

Namun, daftar nama tersebut masih dalam proses konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan keterlibatan masing-masing individu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi, mengaku belum mengetahui adanya keberangkatan massal tersebut. Saat dikonfirmasi pada Ahad (8/2), ia menyatakan belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

“Saya belum mengecek informasi itu. Mohon maaf belum bisa memberikan pernyataan,” ujar Tirto Adi singkat.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Minta Perbaikan Jalan Rusak Dikebut, Kecamatan dan PUBMSDA Diminta Bergerak Serentak

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo), Ahmad Misbahul Munir, membenarkan bahwa izin cuti telah diterbitkan.

Menurutnya, pengajuan cuti dilakukan dengan alasan kepentingan keluarga.

“Mereka mengajukan cuti dan kami berikan, karena itu merupakan hak pegawai,” katanya.

Meski demikian, praktik cuti massal yang berujung pada perjalanan wisata bersama di hari kerja memunculkan pertanyaan terkait pengawasan, integritas, serta komitmen pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan.(ih/mmt)

Editor : Miftahul Rachman