Mengenal Ratna Koin Sang Pencipta Lagu 'Aku Yang Dulu Bukan Yang Sekarang'
Sidoarjo (Jatimupdate.id) - Ada yang cukup menarik perhatian saat gelaran Asik Bang yang diselenggarakan BNPT bersama FKPT Provinsi Jawa Timur, di Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (06/09/2022) pukul 19.00 WIB.
Seorang gadis mungil yang duduk dijajaran dua juri lainnya, Oppie Andaresta dan Yuritiarso Hidayat. Gadis itu bernama Ratna Koin.
Baca Juga: Suara Perlawanan 10 Lagu Rock yang Sarat Kritik Sosial
Sebelum menyapanya, media ini mencoba mencari tahu siapa gadis mungil itu ?, berdasarkan keterangan beberapa sumber Ratna Koin berasal dari Banyuwangi, mulai kariernya dengan mengamen dijalanan.
Ratna Coin di apit dua juri lainnya Asik Bang BNPT, Yuritiarso Hidayat dan Oppie Andaresta
"Dia dulu pengamen jalanan, lalu sekarang sudah menjadi pencipta lagu," ujar sumber Media ini.
Kata sumber itu, Ratna Koin pribadinya ditempa dari kerasnya pengalaman hidupnya.
"Karier yang diraihnya sekarang dia dapatkan dari hasil perjuangan keras," ujarnya.
Karya lagu yang mengangkatnya ke kancah musik nasional, bermula dari Lagu Aku Yang Dulu Bukan Aku Yang Sekarang, yang viral setelah dinyanyikan Tegar.
Baca Juga: Mengenal Genre musik Lofi dari Sosok Dimas Aryo Wibisono, Pegiat Musik Berdomisili di Malang
"Itupun tidak serta merta dia dapatkan hak haknya dari viralnya lagu itu, dia masih berjuang meyakinkan banyak pihak, hingga pada ahirnya diakui juga lagu itu memang hasil karyanya," ujar sumber Jatimupdate.
Kesulitan Ratna, karena memang lagu itu sudah viral dinyanyikan para pengamen jalanan, bersandingan dengan lagu hasil ciptaannya yang lain, Sekeping Recehan.
"Jauh sebelum Tegar pada ahirnya menjadi artis nasional," ujar sumber media ini.
Beruntung Jatimupdate, berkesempatan mewawancarai Rata Koin, ditengah kesibukannya menjadi juri acara Asik Bang.
Baca Juga: Gelar Buka Puasa Bersama, Unesa Tampilkan Berbagai Musik Bagi Mahasiswa dan Warga Setempat
Gadis Mungil kelahiran tanggal 27 Nopember 1989 itu, tampak ramah menjelaskan perihal penilaiannya atas gelaran Asik Bang.
"Acara ini asik, saya yakin banget bisa menjadi ajang kreasi kawula muda,"
Ratna yakin Asik Bang mampu menjadi media tangkal merebaknya faham radikalisme dan terorisme.
Karena musik itu kan lentur, bisa diterima semua kalangan, pokoknya asik deh, ujarnya renyah. (MR)
Editor : Redaksi