Mondok : Pilihan Bijak di Zaman yang Serba Tidak Menentu
Oleh : Setiawan Budi
Dosen Institut Nurul Islam
JatimUPdate.id - Belakangan ini kita sering mendengar banyak kabar tentang keadaan dunia yang tidak menentu.
Ada konflik di beberapa negara, ekonomi yang kadang naik turun, sampai perubahan cara orang bekerja.
Sekarang bahkan muncul lagi wacana work from home atau WFH. Artinya, orang bekerja dari rumah, tidak selalu ke kantor.
Bagi sebagian orang mungkin WFH terasa enak. Tidak perlu macet di jalan, tidak perlu buru-buru berangkat pagi.
Tapi pengalaman beberapa tahun lalu saat pandemi COVID-19 memberi pelajaran penting bagi banyak keluarga.
Waktu itu hampir semua kegiatan dilakukan dari rumah. Orang tua bekerja dari rumah, anak-anak juga sekolah dari rumah.
Rumah yang biasanya jadi tempat istirahat tiba-tiba berubah jadi kantor sekaligus sekolah.
Banyak orang tua akhirnya merasa kewalahan. Mereka harus bekerja, tapi juga harus mendampingi anak belajar.
Sementara anak-anak sering kesulitan fokus. Belajar lewat HP atau laptop membuat mereka cepat bosan, kadang malah lebih banyak main gim atau media sosial.
Dari situ kita belajar bahwa pendidikan anak ternyata tidak cukup hanya lewat layar. Anak-anak juga butuh lingkungan yang mendidik, yang membuat mereka disiplin dan terbiasa belajar dengan baik.
Di sinilah pesantren atau kehidupan mondok menjadi sangat penting.
Di pesantren, anak-anak tidak hanya belajar pelajaran agama atau sekolah. Mereka juga belajar hidup mandiri. Mereka belajar bangun pagi, shalat berjamaah, belajar bersama teman-teman, dan menghormati guru.
Semua itu membentuk kebiasaan baik yang kadang sulit dilakukan jika anak hanya belajar dari rumah.
Banyak orang tua yang sudah merasakan manfaatnya. Anak yang dulu manja, setelah mondok menjadi lebih mandiri. Anak yang dulu sulit diatur, setelah mondok menjadi lebih disiplin.
Selain itu, mondok juga membuat anak jauh dari banyak pengaruh buruk. Sekarang ini tantangan anak-anak semakin besar. Gadget ada di mana-mana, media sosial juga sangat bebas.
Tanpa pengawasan yang baik, anak bisa dengan mudah terpengaruh hal-hal yang tidak baik.
Pesantren menjadi salah satu tempat yang membantu orang tua menjaga dan mendidik anak dengan lebih baik.
Beberapa tahun lalu, saat pandemi masih berlangsung, sempat muncul ajakan di masyarakat yang dikenal dengan gerakan “Ayo Mondok.”
Ajakan ini sebenarnya sederhana, yaitu mengingatkan orang tua bahwa pesantren adalah tempat yang baik untuk mendidik anak, terutama di tengah zaman yang penuh perubahan.
Hari ini dunia masih belum benar-benar stabil. Banyak hal berubah dengan cepat. Tapi justru dalam keadaan seperti inilah anak-anak kita perlu dibekali ilmu, akhlak, dan ketahanan mental yang kuat.
Mondok bukan hanya soal belajar agama. Mondok adalah proses membentuk anak menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan memiliki akhlak yang baik.
Oleh karena itu, mungkin sudah saatnya kita kembali mempertimbangkan pesantren sebagai tempat pendidikan terbaik bagi anak-anak kita.
Di tengah dunia yang tidak pasti, pesantren tetap mengajarkan hal yang paling penting dalam hidup: ilmu, adab, dan iman. Dan dari situlah masa depan anak-anak kita bisa dibangun dengan lebih kuat.
"Kalau dunia semakin tidak pasti, setidaknya anak kita punya pondasi iman yang pasti di Pesantren"
"Kita mungkin tidak bisa mengubah keadaan dunia, tapi kita bisa menyiapkan anak-anak kita dengan ilmu, akhlak, dan iman". (wb/red)
Editor : Redaksi