Lamongan Jadi yang Pertama di Jatim, ORADO Langsung Tancap Gas: Target Hapus Stigma Domino dan Bidik Emas
Lamongan, JatimUPdate.id, – Cabang olahraga domino resmi naik kelas di Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melantik Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) sekaligus membuka turnamen “Bupati Cup Kejuaraan Domino 2026” di Moola Cafe Lamongan, Minggu (29/3/2026).
Momentum ini tak sekadar seremoni. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya mengubah stigma negatif permainan domino menjadi olahraga prestasi berbasis strategi dan kecerdasan.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menekankan bahwa tantangan utama ORADO adalah membalik persepsi publik yang selama ini identik dengan hal non-positif.
“Selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Ini cabang olahraga baru di Lamongan, maka tugas utamanya adalah menghapus stigma negatif melalui prestasi. Dengan pembinaan yang terarah, saya optimistis domino bisa menjadi ruang pengembangan bakat,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, Pemkab Lamongan juga memasang target tinggi. Domino diharapkan mampu menembus ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur hingga menyumbang medali emas.
“Jangan hanya berhenti di pembentukan organisasi. Kita ingin bisa berkompetisi dan membawa pulang prestasi untuk Lamongan,” imbuhnya.
36 Tim Bertarung, Jadi Pintu Awal Seleksi Atlet
Turnamen Bupati Cup 2026 menjadi langkah awal pembinaan. Sebanyak 36 tim dari berbagai wilayah di Lamongan ambil bagian dalam kejuaraan perdana ini.
Ketua Pengcab ORADO Lamongan, Zahlul Kahel Iqbal, menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana penjaringan atlet potensial.
“Kami ingin membangun ekosistem. Dari sini akan terlihat potensi atlet yang bisa dibina lebih serius. Yang belum juara jangan menyerah, terus asah kemampuan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, ORADO Lamongan menargetkan pembentukan klub di seluruh kecamatan. Setiap klub minimal beranggotakan 10 orang dan akan mendapatkan SK resmi sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang.
Pertama di Jatim, Lamongan Jadi Percontohan
Di sisi lain, Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahendra Abdilah Kamil, menegaskan bahwa pelantikan ini memiliki arti penting. Lamongan menjadi daerah pertama dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang resmi mengukuhkan kepengurusan ORADO.
Menurutnya, ORADO merupakan cabang olahraga baru yang dideklarasikan pada Januari 2026 di Jakarta dan kini tengah memperluas struktur organisasi sebagai syarat masuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Lamongan ini yang pertama dilantik di Jawa Timur. Ini langkah penting untuk membangun fondasi organisasi hingga ke daerah,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa domino di bawah naungan ORADO adalah olahraga strategi, bukan perjudian.
“Semua olahraga bisa disalahartikan. Tapi di sini kita tegaskan, domino adalah olahraga prestasi yang dilombakan secara resmi dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” tegas Mahendra.
Kejar Kejurprov dan Kejurnas
Usai pelantikan, ORADO Lamongan langsung bergerak cepat. Selain pembentukan klub, berbagai kejuaraan lokal akan digelar sebagai ajang seleksi berkelanjutan.
Langkah ini menjadi krusial mengingat agenda kompetisi sudah di depan mata, mulai dari Kejuaraan Provinsi Jawa Timur pada 5 April 2026 hingga Kejuaraan Nasional pada akhir Mei mendatang.
Dengan dukungan pemerintah dan sistem pembinaan yang mulai tertata, Lamongan tak hanya menjadi pelopor ORADO di Jawa Timur, tetapi juga berpeluang menjadi kekuatan baru dalam olahraga domino tingkat nasional dengan membalik stigma menjadi prestasi. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat