Anggaran Gen Z Belum Cair, DPRD Surabaya Minta Fokus Permodalan Usaha
Surabaya,JatimUPdate.id - Komisi B DPRD Surabaya menyoroti anggaran program Gen Z Rp5 juta per RW di Surabaya yang belum cair hingga April 2026.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo menegaskan program tersebut untuk mendorong kemandirian ekonomi anak muda, bukan kegiatan seremonial.
“Sejak awal anggaran itu untuk kemandirian ekonomi Gen Z. Kalau proposalnya hanya kegiatan tanpa output, ya sama saja tidak ada hasil,” kata Agoeng, Kamis (2/4).
Ia menegaskan, anggaran seharusnya difokuskan pada permodalan usaha yang jelas hasilnya.
Agoeng mencontohkan program bantuan mesin giling kopi yang sebelumnya telah diberikan kepada anak muda di tingkat kelurahan.
Menurutnya, program tersebut perlu didorong agar benar-benar berjalan dan menghasilkan.
“Jadi fokusnya ke permodalan usaha, bukan kegiatan. Kalau kegiatan itu sama dengan menghamburkan uang. Mesinnya sudah ada, pelatihan sudah ada. Tinggal kasih ruang untuk berjualan dan didukung manajemen pemasaran serta keuangan,” jelasnya.
Agoeng menilai perlu perbaikan dalam sosialisasi program agar anggaran dapat dipahami dengan baik oleh penerima.
Agoeng berharap program tersebut benar-benar berjalan sehingga anggaran yang disiapkan bisa terserap dan memberikan dampak nyata.
“Mungkin saat sosialisasi kurang jelas, baik yang menyampaikan maupun yang menerima. Ini harus diluruskan. Kalau separuh saja dari RW sudah jalan usahanya, itu sudah bagus. Tapi sampai sekarang belum terlihat,” urai Agoeng Prasodjo. (Roy)
Editor : Anggit Satriyo Nugroho