Akui Dekat Sejak Lama, Armuji dan Musyafak Kerap Beda Arah Politik, Sering Berhadap-hadapan
Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji menghadiri Muscab DPC PKB Surabaya, di di The Southern Hotel Surabaya, Sabtu (4/4).
Disinggung Chemistry dengan Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, Armuji mengklaim hubungan mereka sudah terbangun erat pasca reformasi.
"Oh, konco lawas tahun 99, Rek," tegas Armuji.
Armuji menjelaskan, sejak tahun 1999 dirinya bersama Musyafak Rouf masih aktif di ekstukif maupun legislatif.
Selian Musyafak Wawali Surabaya itu menyebut angkatan 99 yang masih aktif lainnya Baktiono, anggota DPRD Surabaya, periode 2024-2029.
"Jadi, itu angkatan 99 yang masih aktif. Baik itu di DPRD provinsi, maupun DPR di tingkat 2, dan saya di eksekutif. Saya, Mustafa, sama Baktiono. Itu angkatan 99 itu," beber Armuji.
Musyafak Rouf tak menampik jika memiliki hubungan yang sangat baik dengan Armuji.
Kendati begitu, Musyafak menyebut chemistry tersebut sering menemui jalan buntu saat ingin membangun koalisi.
Akibat ketidakcocokan itu, tambah Musyafak dirinya sering berhadap-hadapan secara kelembagaan saat pesta demokrasi lokal.
"Ya kalau chemistry kan sejak dulu kita, cuman kan enggak pernah cocok. kan gitu ya. Chemistry tapi tidak jadi terus, dulu mau gandengan (koalisi Pilwali) tidak jadi, mau gandengan tidak jadi, akhirnya selalu berhadap-hadapan," tutur Musuafak.
Musyafak menambahkan, ketidakcocokan pemikiran dalam dunia politik itu merupakan suatu dinamika.
Namun, Musyafak mengingatkan saat ini era nya sudah berubah tidak seperti masa sebelumnya.
"Kita coba, sekarang sudah eranya berubah, apakah nanti akan ada kebijakan yang lain, yang beda dengan masa-masa lalu," terang Musyafak.
Soal peluang PKB tetap membangun koalisi kembali dengan PDIP, Musyafak menegaskan semua partai akan melakukan pengkajian.
Menurutnya, koalisi itu terbuka lebar untuk melakukan pembahasan terkait Pilkada 2029.
"Semua partai saya kira juga sudah tahu dan menjajaki dengan siapapun. Kita buktikan pada waktu pilkada kemarin. Itu enggak ada masalah. Masih ada waktu dalam rangka pembahasan-pembahasan lebih detail terkait dengan pilkada," demikian Musyafak Rouf. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat