Kemendes PDT Apresiasi Rubrik Desakita JPRM, Dinilai Perkuat Pembangunan dan Tata Kelola Desa

avatar Rio Rolis
  • URL berhasil dicopy
Staf Khusus Kementrian Desa PDT  M. Afif Zamroni, saat berkunjung ke kantor JPRM di Jalan RA Basuni, Desa Jampirogo, Kec. Sooko, Kab. Mojokerto, Jumat (5/6). (Foto DesaKita.co for JatimUPdate.id)
Staf Khusus Kementrian Desa PDT M. Afif Zamroni, saat berkunjung ke kantor JPRM di Jalan RA Basuni, Desa Jampirogo, Kec. Sooko, Kab. Mojokerto, Jumat (5/6). (Foto DesaKita.co for JatimUPdate.id)

 

Mojokerto, JatimUpdate.id, – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengapresiasi Rubrik Desakita yang rutin diterbitkan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM).

Rubrik yang mengulas berbagai potensi, inovasi, dan tata kelola pemerintahan desa itu dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan desa sekaligus menyebarluaskan program pemerintah hingga ke tingkat akar rumput.

Apresiasi tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Desa dan PDT, M. Afif Zamroni, saat berkunjung ke kantor JPRM di Jalan RA Basuni, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/6).

Menurut Gus Afif, panggilan akrab M. Afif Zamroni, menyatakan keberadaan rubrik yang secara konsisten mengangkat isu-isu seputar desa dan segala pernak-perniknya dinilai memiliki arti penting karena tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

“Bagi kami ini adalah rubrikasi media yang luar biasa, berdimensi strategis. Tak sekadar berbasis informasi, namun dapat mengangkat setiap potensi dan tata kelola pemerintahan desa yang baik,” ujar Afif.

Gus Afif menyatakan keterkejutannya mengingat rubrik ini telah lama ada dan dinilai selaras dengan visi-misi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita Ke-6 dimana peran rubrik ini akan sangat urgen bagi upaya mensejahterakan dan memandirikan desa-desa.

"Sepertinya Rubrik DesaKita ini sangat inheren dengan apa yang tengah digagas dan diupayakan oleh Kementrian Desa PDT, tentu ini bagian dari Skema Pentahelix Pembangunan dan Pemberdayaan Desa," ungkap Gus Afif.

Lebih jauh Gus Afif menilai, berbagai isu yang selama ini diangkat melalui Rubrik Desakita selaras dengan arah kebijakan pembangunan desa yang menjadi fokus pemerintah.

"Mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi lokal, hingga peningkatan kesejahteraan warga desa," terang Alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gus Afif juga memaparkan sejumlah program prioritas Kemendes PDT pada 2026.

Fokus program diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan, swasembada pangan, serta mitigasi dampak lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat desa.

Selain itu, pemerintah terus mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok tani sebagai instrumen untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas akses pemasaran hasil-hasil usaha masyarakat desa.

“Nah, kementerian menaungi beberapa program strategis berbasis desa. Karena itu, Rubrik Desakita JPRM sangat relevan dalam mendukung program pemerintah,” katanya.

Direktur Pascasarjana Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto tersebut menjelaskan, berbagai program itu merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan desa sebagai titik awal pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Menurut dia, pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan desa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi.

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan status desa, mulai dari Desa Sangat Tertinggal hingga menjadi Desa Mandiri.

Gus Afif juga menyoroti pentingnya peran media dalam menyukseskan pembangunan desa.

Media, kata dia, tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik sekaligus pengawas jalannya program pembangunan.

“Media massa dan digital membantu menyukseskan program prioritas nasional dengan menghubungkan kebijakan pemerintah hingga ke masyarakat akar rumput,” ujarnya.

Kunjungan tersebut diterima jajaran manajemen JPRM yang dipimpin General Manager Abi Mukhlisin bersama unsur redaksi dan manajemen lainnya.

Selain berdiskusi mengenai pembangunan desa dan peran media, rombongan Kemendes PDT juga meninjau newsroom untuk melihat proses produksi karya jurnalistik di lingkungan JPRM.

Abi berharap sinergi antara media dan pemerintah dapat terus diperkuat agar informasi mengenai pembangunan desa semakin luas menjangkau masyarakat.

“Semoga kunjungan ini dapat memberikan multiplier effect bagi keberlangsungan informasi dan program Kemendes PDT yang bermanfaat bagi perkembangan desa, khususnya di Mojokerto,” kata Abi sebagai mana dikutip Redaksi JatimUPdate.id dari DesaKita.co pada Minggu (7/06/2026).

Pewarta Aris Effendi (rio/yh)