Disdik Bondowoso Gelar Seleksi OSN 2026, Ratusan Siswa SD/MI Berebut Tiket ke Provinsi

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Peserta mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD/MI Kabupaten Bondowoso di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Bondowoso, Senin (8/6/2026). Sebanyak 326 siswa bersaing pada bidang Matematika, IPA, dan IPS untuk memperebutkan tiket
Peserta mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD/MI Kabupaten Bondowoso di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Bondowoso, Senin (8/6/2026). Sebanyak 326 siswa bersaing pada bidang Matematika, IPA, dan IPS untuk memperebutkan tiket

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso menggelar seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten jenjang SD/MI tahun 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara, Senin (8/6/2026).

Ajang tahunan tersebut menjadi tahapan awal untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bondowoso pada Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi Jawa Timur.

Seleksi tersebut merupakan tindak lanjut dari simulasi OSN yang sebelumnya digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso guna memastikan kesiapan peserta maupun sistem pelaksanaan berbasis daring sebelum kompetisi resmi dilaksanakan.

Sebanyak 326 siswa SD/MI dari berbagai kecamatan mengikuti seleksi pada tiga bidang, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Berdasarkan data panitia, bidang Matematika diikuti 114 peserta, IPA sebanyak 104 peserta, dan IPS diikuti 108 peserta. Seluruh peserta merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi di wilayah masing-masing.

Pelaksanaan seleksi menggunakan moda daring (online) yang terhubung langsung dengan sistem Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen). Kegiatan dipusatkan di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, S.Pd., M.Si., mengatakan seleksi OSN menjadi momentum penting untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi siswa di bidang sains sejak usia dini.

“Melalui seleksi ini kami berharap lahir siswa-siswa terbaik yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional serta membawa prestasi bagi Kabupaten Bondowoso. Yang tidak kalah penting, anak-anak mendapatkan pengalaman berharga untuk terus mengembangkan kemampuan dan percaya diri dalam berkompetisi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Bondowoso, Tajir, mengatakan seleksi tingkat kabupaten menjadi tahapan penting untuk menjaring peserta terbaik yang akan membawa nama Bondowoso pada ajang yang lebih tinggi.

“Kami berharap peserta yang terpilih nantinya mampu bersaing dan memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Bondowoso di tingkat provinsi,” katanya.

Salah satu peserta seleksi bidang IPS dari MI At-Taqwa, Abiyu Bilfaqih, mengaku cukup tertantang dengan materi yang diujikan dalam kompetisi tersebut.

Siswa kelas 4 itu menilai soal-soal yang dihadapi memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Meski demikian, ia mengaku telah melakukan berbagai persiapan sebelum mengikuti seleksi.

“Soalnya lumayan susah. Tapi sebelumnya sudah ada persiapan, yaitu mempelajari materi-materi yang sudah diberikan oleh ustaz yang mengajar IPS, sama latihan-latihan soal juga,” ujarnya.

Meski menyadari persaingan yang ketat, Abiyu tetap optimistis dapat melangkah lebih jauh dalam ajang tersebut.

“Harapannya bisa lolos. Kalau enggak sampai tingkat nasional, bisa lolos sampai tingkat provinsi sudah alhamdulillah,” katanya.

Guru pendamping MI At-Taqwa, M. Ja’far, mengatakan keikutsertaan dalam OSN merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi akademik siswa.

“Alhamdulillah, MI At-Taqwa sudah ikut berpartisipasi dari tahun ke tahun. Kami juga berterima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah memberikan kesempatan bagi MI untuk ikut serta, serta kepada panitia yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan baik, mulai dari simulasi, gladi bersih hingga pelaksanaan,” tuturnya.

Ia berharap peserta dari Bondowoso mampu melangkah hingga tingkat provinsi maupun nasional serta membawa nama baik daerah.

“Ke depannya semoga tambah sukses, bisa tembus ke tingkat provinsi hingga nasional, dan membanggakan Bondowoso. Untuk siswa-siswi, harus terus semangat karena prestasi bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan mereka agar bisa membanggakan sekolah, guru, orang tua, dan diri mereka sendiri,” pungkasnya.

Dari seleksi ini, akan dipilih masing-masing lima peserta terbaik pada bidang Matematika, IPA, dan IPS untuk mewakili Kabupaten Bondowoso pada OSN tingkat Provinsi Jawa Timur. Mereka nantinya akan membawa nama daerah dan bersaing memperebutkan tiket menuju tingkat nasional. (ries/yh)