Arief Rosyid: Kaltim Jangan Jadi Penonton, Saatnya Rebut Peran Strategis Nasional
Samarinda, JatimUPdate.id - Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Arief Rosyid Hasan, mengajak generasi muda Kalimantan Timur untuk mengambil peran lebih besar dalam menentukan arah pembangunan daerah dan masa depan bangsa. Menurutnya, posisi strategis Kalimantan Timur sebagai pusat energi nasional dan lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi momentum yang tidak boleh disia-siakan oleh kalangan muda.
Arief menegaskan bahwa anak muda Kaltim harus keluar dari posisi sebagai penonton dan mulai menjadi pelaku utama dalam proses pembangunan, politik, hingga pengambilan kebijakan publik.
“Orang muda Kaltim harus berhenti menjadi penonton yang hanya melihat perubahan dari kejauhan. Sudah waktunya menjadi pemain yang ikut menentukan arah kebijakan,” ujar Arief saat menghadiri silaturahmi di Samarinda.
Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki posisi yang sangat penting dalam peta ekonomi nasional karena menjadi salah satu daerah penghasil energi dan sumber daya mineral terbesar di Indonesia. Karena itu, generasi muda daerah harus mampu memanfaatkan peluang tersebut untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan daya saing.
Arief menilai momentum pembangunan nasional, termasuk pembangunan IKN, harus menjadi ruang bagi anak muda untuk tampil sebagai pengusaha, pemimpin, birokrat, maupun aktor politik yang berkontribusi langsung terhadap kemajuan daerah.
Ia menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada mentalitas inferior yang membuat generasi muda hanya menjadi objek pembangunan. Sebaliknya, mereka harus menjadi subjek yang aktif menentukan masa depan daerahnya sendiri.
“Kita tidak boleh hanya mendapatkan remah-remah dari kekayaan yang ada di tanah sendiri. Orang muda Kaltim harus masuk ke gelanggang, menjadi pengambil keputusan, menjadi pengusaha, menjadi pemimpin, dan menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arief juga menyinggung pentingnya stabilitas politik nasional sebagai fondasi keberhasilan pembangunan. Ia menilai soliditas koalisi pemerintahan saat ini menjadi modal penting untuk mempercepat berbagai agenda strategis nasional, mulai dari pembangunan IKN hingga kedaulatan energi.
Menutup pernyataannya, Arief kembali mengajak generasi muda Kalimantan Timur untuk berani mengambil peran dalam berbagai sektor pengabdian.
“Sejarah selalu ditentukan oleh mereka yang berani mengambil peran. Saatnya menjadi pemain politik, pemain pembangunan, dan pemain peradaban demi kemaslahatan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Editor : Redaksi