Guru Pintar AI, Murid Semakin Mencintai
Surabaya, JatimUPdate.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mulai merambah dunia pendidikan anak usia dini.
Puluhan guru TK dan PAUD antusias mengikuti pelatihan bertajuk "Guru Berkarya: Membuat Lagu Anak & Video Edukasi Berbasis AI" yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) di Royal Square Surabaya.
Kegiatan yang diinisiasi IDE DAN AKU ini mendapat dukungan dari Rumah Broadcast Public Speaking, Komnas Perlindungan Anak Surabaya, dan Jatimupdate.id.
Tak kurang dari 60 guru TK dan PAUD dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya hadir untuk belajar memanfaatkan teknologi AI sebagai media pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pelatihan dipandu oleh Dito Chrisdianto, seorang pelaku industri kreatif yang telah banyak memberikan pelatihan pemanfaatan AI di berbagai daerah.
Dengan gaya penyampaian yang ringan dan praktik langsung, para peserta diajak membuat lirik lagu anak, mengubahnya menjadi musik, hingga memvisualisasikannya menjadi video edukasi dalam waktu yang relatif singkat.
"Guru tidak harus menjadi musisi atau editor video profesional. Dengan AI, ide-ide kreatif guru bisa diwujudkan lebih cepat, sehingga energi mereka bisa lebih fokus untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak," ujar Dito di hadapan peserta.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat. Berkali-kali terdengar tepuk tangan dan decak kagum saat hasil karya para peserta diputar di layar.
Banyak guru mengaku tidak menyangka bahwa membuat lagu dan video edukasi kini bisa dilakukan dengan mudah berkat teknologi AI.
Salah satu peserta, Bunda Martha dari TK At Taqwa, mengaku sangat terkesan mengikuti pelatihan tersebut.
"Saya benar-benar tertarik mengikuti pelatihan ini. Ternyata AI bisa membantu guru membuat media pembelajaran yang kreatif. Saya jadi semakin semangat menerapkannya di kelas agar anak-anak lebih antusias belajar," tuturnya.
Hal senada disampaikan Bunda Riana dari TK Ananda Wiyung.
Menurutnya, pelatihan ini membuka wawasan baru bahwa ide sederhana dapat diubah menjadi karya yang menarik.
"Selama ini banyak ide hanya tersimpan di kepala. Sekarang ide-ide itu bisa diwujudkan menjadi lagu, lalu divisualisasikan menjadi video. Anak-anak pasti akan lebih senang belajar dengan cara seperti ini," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap para guru tidak lagi memandang AI sebagai ancaman, melainkan sebagai sahabat dalam berinovasi di dunia pendidikan.
Pemanfaatan teknologi yang tepat diyakini mampu menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakter generasi digital saat ini.
Pelatihan Guru Berkarya juga menjadi bukti bahwa transformasi pendidikan dapat dimulai dari ruang-ruang pelatihan sederhana, ketika guru diberi kesempatan untuk terus belajar dan berkembang mengikuti kemajuan teknologi.
Karena ketika guru semakin pintar memanfaatkan AI, murid akan semakin mencintai proses belajar. (
Editor : Yuris. T. Hidayat