JKSN Gelar Salat Gaib untuk Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Doakan Jawa Timur Terhindar dari Musibah

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Puluhan ulama dan santri Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menggelar Salat Gaib untuk mendoakan lima korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep.
Puluhan ulama dan santri Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menggelar Salat Gaib untuk mendoakan lima korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep.

 

Surabaya, JatimUPdate.id - Puluhan ulama dan santri yang tergabung dalam Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menggelar Salat Gaib untuk mendoakan lima korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep.

Kegiatan tersebut berlangsung usai Salat Isya di Surabaya, Selasa (4/8/2026) malam.

Ketua Umum JKSN, KH Asep Saifuddin Chalim, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Menurutnya, doa bersama menjadi bentuk solidaritas sekaligus ikhtiar spiritual agar para korban memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Kita mendoakan mereka agar husnul khatimah, diterima di sisi terbaik Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, perlindungan, dan ketabahan," ujar Kiai Asep.

Selain Salat Gaib, para ulama dan santri juga melaksanakan Salat Hajat yang dipimpin langsung oleh Kiai Asep.

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto itu mengatakan, doa bersama tersebut juga dipersembahkan agar Jawa Timur senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai bencana.

"Kegiatan ini diniatkan khusus agar Provinsi Jawa Timur senantiasa dilimpahi keselamatan dan perlindungan dari berbagai musibah," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, JKSN turut memanjatkan doa agar pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026 berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi organisasi serta umat.

"Kita berdoa tidak ada musibah lagi yang terjadi di Jawa Timur dan Indonesia, sekaligus mendoakan Muktamar NU di Jombang agar melahirkan pimpinan NU terbaik dari yang paling baik," tutur Kiai Asep.

Sebelumnya, operasi pencarian khusus korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 resmi dihentikan pada Selasa (4/8/2026) malam dan dialihkan menjadi operasi rutin. Keputusan itu diambil setelah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan hasil sinkronisasi data manifes dengan data riil dari pemilik kapal dan Syahbandar menunjukkan terdapat 238 orang di dalam kapal saat keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Perak.

"Dari total 238 orang tersebut, sebanyak 233 orang berhasil diselamatkan, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia," kata Syafii.

Dengan telah ditemukannya seluruh penumpang dan awak kapal, Basarnas memastikan operasi pencarian khusus ditutup, sementara pemantauan selanjutnya dilakukan melalui mekanisme operasi rutin.(ih)