Sudah Sepekan, Pipa PDAM Di Karang Pilang Surabaya Masih Bocor

oleh : -
Sudah Sepekan, Pipa PDAM Di Karang Pilang Surabaya Masih Bocor

SURABAYA - Sudah satu pekan bocornya pipa air PDAM Surya Sembada Surabaya di Jalan Ksatria, Karang Pilang, belum juga terselesaikan hingga Rabu siang, (10/2/2021). Terhitung mulai Selasa (2/2/2021) sebagaimana dipantau oleh tim Jatimupdate.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini berdalih masih mencari titik pusat kebocoran pipa primer berdiameter 600 mm itu.

Humas PDAM Surya Sembada Surabaya Dyah Ayu Anggraeni mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih belum bisa memastikan kapan kebocoran tersebut selesai diperbaiki.

"Belum selesai karena masih melalukan galian dan mencari pipa yang bocor, supaya excavator bisa turun sampai menyentuh pipa. Butuh 5-7 meter lagi," ujarnya saat dihubungi, Rabu (10/2/2021).

Dia mengatakan, pencarian titik kebocoran sampai saat ini masih dilakukan. Pihaknya mengaku saat ini sedang melakukan perluasan galian, diduga kebocoran cukup dalam didasar tanah.

"Belum selesai karena masih melalukan galian dan mencari pipa yang bocor, supaya excavator bisa turun sampai menyentuh pipa. Butuh 5-7 meter lagi," tambahnya

Terkait proses pengerjaan, pihaknya mengaku telah menggali cukup dalam.

"Kita bisa mengestimasikan kalau pipa sudah ketemu, karena yang kita gali di lahan sekitar 100m × 50an m," lanjutnya.

Di sisi lain, Dyah juga menjelaskan pihaknya telah mensuplai air tangki kepada masyarakat yang terdampak. Bahkan telah menambah jumlah debit air dari Alas Malang.

 "Jadi warga yang terdampak di Surabaya Barat, ada beberapa air yang sudah mengalir dan beberapa juga kita suplai air tangki," jelasnya.

Sementara itu, PJ Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Ir. Dody Soedarjono mengatakan, kondisi lapangan yang sulit, mengakibatkan pengerjaan belum bisa diselesaikan karena kedalaman pipa diperkirakan mencapai 15 meter.

"Saat ini yang sudah dilakukan adalah mengkepras bukit dengan metoda terasering. Pekerjaan selesai diperkirakan dua sampai tiga hari lagi. Wilayah yang terdampak akan kami kirim dengan air tangki baik dari pdam maupun bantuan dari Pemkot," tandasnya.

Reporter: M. Niam