Baktiono Dorong Perumda Surya Sembada Produksi AMDK dan Benahi Distribusi Air Apartemen

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Baktiono, dok jatimupdate.id
Baktiono, dok jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota DPRD Surabaya Baktiono mendorong Direktur Utama Perumda Surya Sembada Kota Surabaya, Tias Alvin Papatria mengembangkan air minum dalam kemasan (AMDK) produksi perusahaan daerah.

Baktiono mengatakan produk tersebut dapat digunakan Pemerintah Kota Surabaya dalam berbagai kegiatan. Menurut dia, kualitas produk yang dimiliki Perumda Surya Sembada sudah cukup baik, baik dari sisi kemasan, desain maupun rasa.

"Pemerintah Kota Surabaya memakai produknya sendiri karena produk ini sudah teruji. Kita sudah merasakan produk ini terbaik. Kemasannya baik, desainnya baik, dan rasanya juga baik," kata Baktiono, Selasa (19/8).

Ia mendorong penggunaan produk tersebut dimulai dari lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Mulai dari wali kota, wakil wali kota, DPRD, organisasi perangkat daerah hingga kelurahan.

"Kalau kita sudah menggunakan itu seluruhnya, mulai wali kota, wakil wali kota, DPRD, dinas sampai lurah, apalagi kalau Dinas Pendidikan, muridnya berapa, pakai itu semua," tuturnya.

Baktiono yakin penggunaan AMDK produksi Perumda Surya Sembada oleh pemerintah kota akan mendorong masyarakat ikut menggunakan produk tersebut. Selain memperluas pasar, hal itu dinilai dapat memberikan tambahan pendapatan bagi perusahaan daerah.

"Saya yakin nanti warga masyarakat Surabaya juga akan menggunakan itu. Dan ini ada juga nilai tambah, keuntungan," katanya.

Selain AMDK, Baktiono meminta direksi baru Perumda Surya Sembada membenahi pengelolaan air di kawasan apartemen. Ia menilai setiap unit apartemen semestinya memiliki meter air sendiri.

"Setiap unit itu harus mempunyai meter sendiri. Tidak boleh ada monopoli," katanya.

Menurut Baktiono, pemasangan meter pada setiap unit juga dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Surabaya. Ia menyebut adanya potensi nilai tambah, termasuk dari retribusi kebersihan.

Baktiono mengatakan pemerintah perlu memastikan pelayanan air bersih tidak menciptakan kesenjangan antara masyarakat dengan kelompok ekonomi berbeda.

"Dalam pelayanan pemerintahan melalui air minum, melalui jaringan, antara yang elit yang dianggap tinggi dan orang alit atau cilik itu harus sama, sejajar," beber Baktiono. (Roy/Yh)