Pendekatan Humanis Kapolda Aceh Saat Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman Tuai Tanggapan Positif Warganet

avatar Zikrillah
  • URL berhasil dicopy
Langkah Kapolda Aceh dalam pendekatan humanis saat kericuhan di Masjid Baiturrahman menuai tanggapan positif.
Langkah Kapolda Aceh dalam pendekatan humanis saat kericuhan di Masjid Baiturrahman menuai tanggapan positif.

Banda Aceh, JatimUPdate.id - Langkah Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., turun langsung menemui massa di tengah ketegangan peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, (15/08/2026), menuai respons positif dari berbagai kalangan.

Apresiasi datang dari unsur masyarakat sipil, akademisi, politikus hingga warga melalui media sosial Mereka.

terutama menyoroti pilihan Ruddi menghadapi situasi yang memanas dengan komunikasi langsung dan pendekatan persuasif, ketimbang membiarkan ketegangan berkembang menjadi benturan yang lebih luas.

Peristiwa bermula ketika rangkaian zikir dan doa bersama memperingati Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman diwarnai ketegangan antara sebagian massa dan aparat keamanan.

Dalam perkembangan situasi tersebut, Ruddi terlihat mendatangi kerumunan dan berbicara langsung dengan masyarakat.

Media nasional melaporkan Kapolda mengajak massa bersama-sama menjaga kedamaian dan ketenteraman Aceh.

Dalam dialog tersebut, massa juga meminta warga yang sebelumnya diamankan aparat dilepaskan.

Dua warga kemudian dibebaskan dan dihadirkan kembali di hadapan massa sekitar pukul 14.18 WIB dengan didampingi Kapolda Aceh. Setelah itu Ruddi terlihat bersalaman dengan sejumlah warga sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan.

Situasi keamanan di Aceh setelah peristiwa itu dilaporkan kembali kondusif.

Polda Aceh menyatakan penanganan dilakukan bersama TNI dan unsur terkait, sementara penyelidikan terhadap rangkaian kejadian di Masjid Raya Baiturrahman tetap berjalan.
"Di Kutip Dari Laman DIALEKSIS.COM". (rilis humas polda Aceh/dziq/yh)