Ribuan Warga Pidie banjiri PCC Sambut Maulid Akbar dalam Pidie Ber-Sholawat

oleh : -
Ribuan Warga Pidie banjiri PCC Sambut Maulid Akbar dalam Pidie Ber-Sholawat
Pembukaan acara Pidie Bershalawat bersama 1.000 anak yatim di areal Pidie Convention Center (PCC), Senin Siang (10/10/2022).pembukaan acara Pidie Bershalawat bersama 1.000 anak yatim di areal Pidie Convention Center (PCC), Senin Siang (10/10/2022).

Jatimupdate.id -Ribuan warga dari 23 Kecamatan di Kabupaten Pidie berkumpul bersama melantunkan Shalawat Nabi Muhammad SAW dalam pembukaan acara Pidie Bershalawat bersama 1.000 anak yatim di areal Pidie Convention Center (PCC), Senin Siang (10/10/2022).

Acara Pidie Bershalawat yang dibuka langsung oleh Pj Bupati Pidie Wahyudi Adi Siswanto ini akan berlangsung kontinyu selama 20 hari kedepan hingga berakhir pada 30 Oktober 2022 mendatang.

Pj Bupati Kabupaten Pidie, Wahyudi Adi Siswanto menyatakan bahwa acara Pidie Bershalawat ini merupakan rangkain untuk menyuarakan gema Sholawat Nabi Besar Muhammad SAW yang pada saat ini diperingati dalam rangka Maulid Akbar kelahirannya.

"Pidie Bershalawat ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya untuk membangkitkan kembali Pidie Mulia. Ide Salam Pidie Mulia ini sudah ada sejak lama yang perlu diketengahkan kembali," kata Pj Bupati dalam sambutannya saat membuka Acara Pidie Bersholawat.

Secara khusus Wahyudi menyatakan pihaknya telah bertemu, bersilaturahmi dan berdiskusi dengan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh ulama di Kabupaten Pidie dan menemukan sejumlah jejak kesejarahan emas kabupaten ini yang dirangkum dalam sebuah istilah Salam Pidie Mulia.

"Ide membangkitkan Salam Pidie Mulia merupakan ide-ide yang sudah lama ada yang tenggelam karena lamanya konflik yang ada. Pidie Mulia ini layaknya pedang yang sudah lama ada dan tidak terawat, sudah saatnya pedang lama tersebut dirawat kembali sehingga bisa bercahaya. Kemulian Pidie ini sudah ada lama yang perlu direaktualisasi kembali agar kesejahteraan masyarakat Pidie menjadi semakin membaik,” ungkap Wahyudi yang merupakan alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jember angkatan 1984 itu.

Pada kesempatan itu Wahyudi berserta Forkopimda Pidie menyerahkan santunan kepada sedikitnya 1.000 anak yatim piatu yang didata secara khusus oleh Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Pidie.

“Santunan tersebut diberikan kepada 23 anak yatim piatu yang merupakan perwakilan dari jumlah kecamatan yang ada di wilayahnya. Hal ini semata-mata untuk kembali mengenang ketauladanan Sang Uswatun Hasanah,-Nabi Muhammad SAW,- yang sangat mencintai dan memuliakan anak-anak yatim piatu. Maulid Nabi Besar merupakan lebarannya anak yatim piatu,” tegas pria asal Jember yang diketahui masih memiliki darah keturunan Aceh tersebut.

Dalam acara tersebut sejumlah tokoh adat, tokoh budaya dan tokoh ulama sepuh Pidie turut hadir bersama diantaranya Abu Ishak Lamkawe, Abu Kuta Krueng, Abu Amin Keumala, Abu Keune, Ayah Tungkop, Abu Ismi dan Abu Mahyidin Reubee.

Secara lebih luas, acara Pidie bershalawat ini terdiri atas kegiatan Agro-Expo dari 23 Kecamatan, pameran UMKM, festival kuliner, ajang penampilan seni dan budaya asli Pidie.

Satunan Anak Yatim dalam rangkaian kegiatan pidie ber-sholawatSatunan Anak Yatim dalam rangkaian kegiatan pidie ber-sholawat

Doa Untuk Kanjuruhan

Ketua Pelaksana Pidie Bershalawat, drh Fazli menyatakan bahwa dalam acara pembuakaan ini juga digelar dapur umum yang digunakan untuk ajang memasak makanan khas Pidie yaitu Kuah Beulangong yang dihidangkan untuk hadirin pengunjung acara pembukaan Pidie Bershalawat.

“Pada Senin Malam [10/10/2022], akan dilakukan gema Sholawat Nabi Muhammad SAW secara bersama dengan mematikan lampu seluruh Pidie selama 5 menit agar bisa khusu’ dalam melantunkan pujian atas Nabi Besar Muhammad SAW itu. InsyaAllah pada Senin Malam seluruh warga Pidie sesuai arahan Pak Pj Bupati akan bersholawat dengan khitmat,” ungkap Fazli kepada pers.

Selain itu, kata Fazli, pihaknya dalam Pidie Bershalawat ini juga secara khusus akan memanjatkan doa atas tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan yang telah menewaskan 131 orang serta melukai ratusan korban lainnya.

"Warga Pidie juga akan memanjatkan doa bagi para korban tewas maupun korban yang terluka atas tragedi Stadion Kanjuruhan. Doa juga dipanjatkan untuk meninggalnya ulama besar Aceh yang sudah berusia sepuh, Tu Min Blang Blahdeh yang 15 hari lalu wafat," kata Fazli. (YH)