Pidie Terkurung Banjir Pj Bupati Pidie Pastikan Pengungsi Aman

oleh : -
Pidie Terkurung Banjir Pj Bupati Pidie Pastikan Pengungsi Aman
Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto beserta jajaran Forkopimda meninjau lokasi banjir

Sigli _ JatimUpdate.id _  Kendati Kabupaten Pidie nyaris terkurung banjir, dari 23 Kecamatan, 21  diantaranya sudah terdampak banjir.  Namun, Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto MSi memastikn masyarakat terdampak banjir, mendapatkan  bantuan pasokan konsumsi, melalui dapur umum.

Baca Juga :  Pj Bupati Pidie Siapkan Bantuan Bagi 17.828 Warga Terdampak Banjir

“Kami konsentrasi untuk menanggulangi pasokan konsumsi untuk masyarakat terdampak banjir terlebih dahulu, dengan menyediakan dapur umum. Sembari memastikan warga yang mengungsi dalam keadaan aman,” jelasnya, saat meninjau Masyarakat terdampak Banjir di Gampong Cot Teungoh Kecamatan  Pidie Dan Gampong Blang Asan Kecamtan Kota Sigli. Senin,( 23/01/2023)  pukul 16:30.

Kunjungan Pj Bupati Pidie itu didampinngi Ketua DPRk  Pidie Mahfuddin Ismail, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf. Abd, Jamal Husin, Kapolres Pidie  AKBP. Imam Asfali, Sekretaris Daerah H. Idhami, Mewakili Kajari Pidie. Analis Penuntutan.  Aditiya Gunawan,  Asisten II. Ir H Tarmizi, Asisten III. Drs. Sayuti. MM, Kadis Kelautan & Perikanan Safrizal,  Kepala BPBD. Muhammad Rabiul, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pidie Yusmadi, Kadis Perkim Thantawi,  Kadis Pertanian dan Pangan Hasballah,  Kadis Sosial.Drs H Muslim, Kepala Bappeda Isnaini,SE,M.Si, Kadis Lingkungan Hidup kab. Pidie. Firman Maulana, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Firdaus, Sekretaris Dinkes. dr. Dwi Wijaya, Kabid Yankes Dinkes. Cut Rosna Wati, Kabid kesmas Dinkes. Ishaq, dan Kabid perlindungan Dan jaminan Sosial, Dinas Sosial Irwansyah Putra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, di wilayah Simpang Tiga Kecamatan Pidie, meliputi Cot Tengoh Tumpok 40, Lampoh Lada, Blang Asan dan Sanggeu Kecamatan Delima, banjir masih merendam rumah warga, hingga ketinggian 1,5 meter.

Karenanya, Kalak BPBD Pidie Muhammad Rabiul menghimbau agar warga tetap waspada. Terutama mereka yang berada di bantaran sungai.

“Perkiraan cuaca di Pidie masih tidak menentu, untuk sementara kami sarankan agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah. Karena hujan lebat  juga menggenangi jalan, sehingga mengganggu para pengendara. Karena jalan tergenang. Dan juga ada yang longsor,” katanya kepada awak media.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie mencatat 3.336 jiwaa, daei 21 Kecamatan terdampak banjir. Sehingga harus mengungsi kedaerah yang lebih aman.

“Rumah mereka, terendam banjir sehingga 1.205 kepala keluarga, dari 21 kecamatan harus mengungsi, karena hujan deras terjadi sejak hari Jum’at (20/01),” kata Kepala Bidang Darurat dan Logistik Bencana BPDB Kabupaten Pidie Nasruddin, pada Minggu (22/01).

Sementara, dari 23 kecamatan yang terbilang aman, hanya di dua daerah, yakni di Mane dan Geumpang. Karenanya keduanya merupakan dataran tinggi.

Sedangkan di wilayah Kembang Tanjong, merupakan titik banjir tertinggi, hingga mengimbas pada 27 gampong (kampung) yang terdampak total 176 gampong yang mengalami terendam.

Untuk menampung pengungsian, didirikan di Kecamatan Peukan Baro, Kecamatan Pidie, Indra Jaya, Mutiara Timur, Mutiara Barat, Kembang Tanjong dan Padang Tiji.(MR)