Dugaan Boraks di Kya-kya, Pimpinan DPRD: UMKM Memang Dibina atau Pembinaanya Tidak Mengena?

Reporter : -
Dugaan Boraks di Kya-kya, Pimpinan DPRD: UMKM Memang Dibina atau Pembinaanya Tidak Mengena?
AH Thony

Jatimupdate.id - BBPOM Kota Surabaya, menemukan satu makanan berasal dari produk kemasan, yang diduga suspek mengandung bahan boraks.

Hal itu, setelah dilakukan uji  sampel makanan di Kya-kya. Terhadap hal itu,
Pimpinan DPRD Surabaya, AH Thony mengaku kaget. Pasalnya, Bazar itu sebagai momentum kebangkitan ekonomi di Bulan Ramadan.

Pun juga, papar Thony, selama ini pemkot mengklaim, selalu membikin pembinaan kepada pedagang (UMKM). Bahkan saking bangganya, menggaungkan lahirnya pahlawan-pahlawan ekonomi.

"Bila dugaan itu benar, sungguh pukulan berat  bagi kami," beber Thony, Selasa (11/4)

Harusnya, urai Thony, ketika mereka sudah dibina, diterjunkan sebagai pelaku ekonomi disatu kawasan, dan ternyata masakan yang disajikan diduga mengandung boraks. Legislator Gerindra tersebut, mempertanyakan klaim pembinaan itu.

"Memang dibina, atau pembinaanya yang tidak kena?" papar Thony.

Thony menilai, temuan BBPOM sangat memalukan, bahkan menurutnya program kebangkitan ekonomi di Kota Pahlawan menjadi sulit. Karena masyarakat ragu, membeli makanan di Bazar tersebut.

"Warga merasa pasti tidak aman," demikian Thony.

Melansir laman Surabaya, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Surabaya, Rustyawati menyatakan, pengambilan sampel makanan kemarin sore di Kya-kya yang dilakukan bersama Dinkes Kota Surabaya hasilnya belum final.

Rustyawati menjelaskan, hasil uji cepat pengambilan 30 sampel tersebut, satu yang suspek diduga mengandung boraks. “Saat ini masih kami teruskan ke laboratorium karena kan itu sampel basah, sehingga harus dikeringkan dulu, dibakar, jadi belum final, dan uji ulang di laboratorium,” kata Rustyawati. (roy)

Baca Juga: Halal Bihalal Hari Pertama Masuk Kerja, DPRD Surabaya Optimalkan Kinerja

Editor : Ibrahim